JoSS, CALIFORNIA – Badai Tropis Hilary melanda Amerika Serikat pada Minggu (20/8), membawa hujan deras yang berpotensi memicu banjir mematikan di wilayah barat daya. Dampaknya telah mendorong pemerintah California untuk mendeklarasikan status darurat.
“Pencemaran dan potensi banjir yang membahayakan jiwa diperkirakan akan terjadi di Baja California dan sejumlah wilayah barat daya AS hingga hari Senin,” demikian pernyataan yang dikutip dari National Hurricane Center/NHC AS yang dikutip oleh AFP.
Tak lama kemudian, Gubernur California, Gavin Newsom, mengumumkan status darurat di sebagian besar wilayah selatan negara bagian tersebut. Newsom memberikan pesan, “Warga California, waspadalah.”
Kantor Newsom telah melaporkan bahwa pemerintah setempat telah membuka lima lokasi pengungsian dan telah mendeploy lebih dari 7.500 personel, termasuk ratusan anggota Garda Nasional sebagai tim penyelamat.
Masyarakat bereaksi dengan segera, berduyun-duyun menuju toko dan pasar untuk membeli persediaan air dan kebutuhan harian lainnya dalam antisipasi badai. Di San Diego, warga bahkan mulai mengisi kantong pasir untuk menghadapi potensi banjir.
Baca Juga: Ribuan Pemuda Niger Bersiap Mendukung Pertahanan Negara Menghadapi Ancaman ECOWAS
Otoritas pantai telah memberikan peringatan kepada penduduk untuk menjauh dari pantai. Langkah pencegahan juga diambil dengan menutup pantai-pantai agar tidak dapat diakses oleh publik.
Sementara itu, laporan dari CNN menyebutkan bahwa dampak badai ini diperkirakan akan mempengaruhi setidaknya 4.500 penerbangan. Beberapa di antaranya akan dibatalkan sementara yang lainnya mengalami penundaan.
Berdasarkan pantauan FlightAware, situs pemantau penerbangan, bandara yang paling terdampak adalah Bandara Internasional Harry Reid di Las Vegas. Lebih dari 300 penerbangan telah dibatalkan di sana. Sementara di Bandara Internasional San Diego, sekitar 40 persen penerbangan yang dijadwalkan tiba dan berangkat telah dibatalkan. Di Bandara Internasional Ontario, sekitar sepertiga dari penerbangan menuju dan dari bandara juga dibatalkan.
Di California, Bandara Burbank, Santa Ana, dan Sacramento juga harus membatalkan lebih dari 20 persen penerbangan, sedangkan di Bandara Daugherty di Long Beach, hampir separuh dari penerbangan masuk juga dibatalkan.
Sebelum mencapai Amerika Serikat, Badai Tropis Hilary sudah lebih dulu melanda Meksiko. Di sana, satu orang dilaporkan meninggal setelah mobilnya tersapu oleh air sungai yang meluap akibat badai.
Tentara Meksiko telah menyiapkan 35 lokasi pengungsian sebagai tempat tinggal sementara bagi 1.725 warga yang terdampak oleh dampak buruk badai tersebut. (lna)

Leave a Reply