JoSS, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik menteri dan wakil menteri (wamen) baru dalam reshuffle kabinet pada Senin (17/7/2023). Pengambilan sumpah dilakukan di Istana Negara pada pagi hari pukul 09.00 WIB.
Proses pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden No 62p tahun 2023 tentang pengangkatan menteri dan Keputusan Presiden No 32m tahun 2023 tentang pemberhentian dan pengangkatan wakil menteri. Terdapat enam pejabat baru yang dilantik dalam kesempatan ini.
Beberapa di antara mereka adalah:
- Budi Arie sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika.
- Nezar Patria sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika.
- Prof. Paiman Raharjo sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
- Pahala Mansury sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.
- Rosan Roeslani sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
- Saiful R Dasuki sebagai Wakil Menteri Agama.
Dalam pelantikan tersebut, Presiden Jokowi membacakan sumpah yang diikuti oleh para pejabat yang dilantik. Mereka berjanji untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan bangsa dan negara.
Baca Juga: Jokowi Restui Kaesang Untuk Maju Pilkada Depok 2024
Penunjukan Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) menjadi salah satu perubahan signifikan dalam reshuffle kabinet. Jokowi menjelaskan bahwa kehadiran Wamenkominfo ini akan membantu percepatan penyelesaian proyek BTS (Base Transceiver Station) di Kominfo. Proses hukum akan tetap berjalan, namun penyelesaian proyek tersebut harus menjadi prioritas. Hal ini penting untuk memberikan pelayanan komunikasi yang merata ke wilayah-wilayah terpencil dan terluar Indonesia.
Selain itu, perubahan di industri telekomunikasi dan teknologi yang cepat juga berkaitan dengan kedaulatan negara, terutama dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI). Presiden Jokowi menekankan pentingnya menyelesaikan proyek satelit dengan cepat dan memperkuatnya melalui kerja sama dengan Satgas. Ia juga menyoroti hubungan antara kedaulatan data dan frekuensi AI.
Dalam penunjukan Nezar Patria sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Jokowi menilai pengalamannya di bidang media, termasuk sebagai mantan Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI), akan sangat membantu Menteri Budi Arie.
Selain itu, Jokowi juga menjelaskan bahwa penunjukan orang non-partai dalam Kementerian Komunikasi dan Informatika dilakukan dengan tujuan agar pekerjaan dapat dipercepat. Hal ini sesuai dengan tujuan akhir untuk meningkatkan pembangunan dengan cepat.
Dalam kesempatan ini, Jokowi juga mengangkat Djan Faridz dan Gandi Sulitiyanto sebagai anggota baru Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres).
Pelantikan menteri dan wakil menteri baru ini merupakan langkah dalam upaya mempercepat pembangunan di Indonesia. Presiden Jokowi berharap agar para pejabat yang dilantik dapat melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan bertanggung jawab demi kemajuan bangsa dan negara. (lna)

Leave a Reply