JoSS, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan restu kepada putra bungsunya, Kaesang Pangarep, yang menyatakan kesiapannya untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Depok 2024.
Jokowi menyatakan bahwa sebagai orang tua, tugasnya adalah memberikan restu dan doa kepada putranya tersebut saat ditemui di Kantor BPKP, Jakarta, pada hari Rabu (14/6/2023).
Menurut Jokowi, apa yang dilakukan oleh Kaesang merupakan tanggung jawab pribadinya, dan Jokowi hanya dapat memberikan saran jika Kaesang memintanya.
Baca Juga: Bakal Diusulkan Cawapres, Sandiaga Uno Dikukuhkan Jadi Kader PPP Hari Ini
“Sebagai orang tua, saya sudah terbiasa bahwa setelah anak memiliki keluarga sendiri, tanggung jawab sudah berada pada mereka. Jika saya ditanya, saya akan memberikan saran. Tetapi jika saya tidak ditanya, saya tidak akan memberikan saran. Silakan tanyakan langsung kepada Kaesang,” kata Jokowi.
Seperti yang diketahui, pada tanggal 9 Juni 2023, Kaesang mengungkapkan kesiapannya untuk maju dalam Pilwalkot Depok 2024 melalui akun YouTube pribadinya dengan judul video “Klarifikasi, Saya Buka Suara.” Kaesang menyampaikan, “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan. Saya Kaesang Pangarep, saya sudah mendapatkan izin dan restu dari keluarga saya. Insya Allah dengan ini saya siap untuk hadir menjadi Wali Kota Depok yang pertama. Mohon dukungannya, merdeka!”
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang merupakan kakak dari Kaesang juga mengubah pendapatnya terkait keputusan Kaesang untuk terjun ke dunia politik. Gibran, yang sebelumnya menyarankan agar Kaesang tidak maju dalam Pilwalkot Depok, kini mendukungnya. Gibran mengatakan, “Sekarang sudah boleh.”
Dalam mengomentari restu yang diberikan kepada Kaesang, Gibran menyatakan bahwa yang seharusnya memberikan restu terhadap keinginan Kaesang adalah warga setempat. Ia menjelaskan, “Idealnya, bukan saya yang memberikan restu, tetapi masyarakat setempat. Restu dari warga setempat sangat penting.”
Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), di mana Jokowi dan Gibran merupakan kader, siap untuk mendukung peluang ini. Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa partainya akan menerapkan mekanisme kaderisasi terlebih dahulu. Hasto menjelaskan, “Bagi PDI Perjuangan, siapapun yang akan menjadi calon kepala daerah, termasuk Kaesang dan sebelumnya Gibran, partai akan menerapkan mekanisme kaderisasi.” PDIP juga memiliki sekolah partai yang diisi oleh pengajar berpengalaman seperti Tri Rismaharini, Azwar Anas, dan Pramono Anung.
Hasto menegaskan bahwa target utama PDIP saat ini adalah memenangkan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres), namun partai tersebut tetap terbuka untuk mendukung Kaesang dalam proses kaderisasi dan pendidikan partai. Dia menyatakan, “Jadi, skala prioritas kami saat ini adalah memenangkan Pileg dan Pilpres,” pungkasnya. (lna)

Leave a Reply