JoSS, SEMARANG – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang sekali lagi membuktikan bahwa program studinya telah mendapatkan pengakuan. PIP Semarang menjadi satu-satunya perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang mencapai prestasi ini.
Akreditasi Unggul merupakan peringkat tertinggi yang diberikan kepada perguruan tinggi atau program studi yang memenuhi kriteria akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Menurut Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, Nomor: 2246/SK/BAN-PT/Ak.KP/STr/VI/2023, Program Studi Teknika pada Program Sarjana Terapan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, dinyatakan Unggul dengan nilai 374.
Dengan prestasi ini, PIP Semarang menjadi satu-satunya perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan yang berhasil meraih pengakuan ini.
Meskipun demikian, PIP Semarang akan terus mempertahankan kepercayaan masyarakat dengan meningkatkan kualitas dua program studi lainnya dan mempersiapkan kunjungan untuk penilaian akreditasi internasional.
Baca Juga: UGM Komitmen Tingkatkan Layanan Bagi Penyandang Disabilitas
Direktur PIP Semarang, Dr. Capt. Tri Cahyadi, M.H., M.Mar., yakin bahwa dua program studi lainnya, yaitu Nautika dan Tata Laksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan (TALK), akan mengikuti jejaknya.
“Saat ini, dua program studi lainnya sedang melalui proses konversi, dan saya yakin tahun ini keduanya juga akan berhasil meraih predikat Unggul,” ucapnya, dikutip dari Antara.
Dalam prosesnya, PIP Semarang telah mengajukan Instrumen Suplemen Konversi (ISK) dengan 9 kriteria borang. Keberhasilan ini dapat dicapai berkat kerja sama semua pihak, terutama garda program studi yang mendukung seluruh proses hingga meraih predikat Unggul.
Dalam sejarahnya, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang berdiri pada tahun 1951 dengan nama Sekolah Pelayaran Semarang atau yang disingkat SPS.
Pada Tahun 1979 hingga tahun 1995 menjadi Balai Pendidikan dan Latihan Pelayaran (BPLP) Semarang dengan program Strata A (Diploma III) dengan lama pendidikan 3 tahun.
Pada Tahun 1955 hingga tahun 1975 menjadi Sekolah Pelayaran Menengah Semarang disingkat SPM Semarang.
Pada Tahun 1995 masih tetap bernama BPLP Semarang, tetapi program pendidikannya ditingkatkan menjadi Diploma IV (setara Sarjana/S1) dengan Politeknik Ilmu Pelayaran pendidikan 4 tahun.
Pada Tahun 1974 hingga tahun 1981 menjadi Pendidikan Perwira Pelayaran Besar disingkat P3B Semarang.
Pada Tahun 1999 berdiri Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 81 Tahun 1999 tanggal 13 Oktober 1999 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Ilmu Pelayaran.
Dikutip dari pip-semarang.ac.id dijelaskan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang adalah pendidikan tinggi negeri milik Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan telah masuk White List di International Maritime Organization tahun 2000.
Mengemban tugas mendidik dan melatih pemuda-pemudi lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di bidang pelayaran dan pelabuhan menjadi Perwira Pelayaran Besar dan Tenaga Ahli Angkutan Laut/Kepelabuhanan guna memenuhi kebutuhan armada angkutan laut nasional maupun internasional.
Lulusan program Diploma IV berhak menyandang gelar akademik Sarjana Terapan Pelayaran disingkat S.Tr.Pel. (lna)

Leave a Reply