Chris Hipkins Resmi Dilantik Sebagai Perdana Menteri ke-41 Selandia Baru Mengatikan Jacinda Ardern

Handover Chris Hipkins Jacinda Ardern
Chris Hipkins dan Jacinda Ardern (newsingermany.com)

JoSS, SELANDIA BARU – Chris Hipkins resmi dilantik sebagai Perdana Menteri ke-41 Selandia Baru pada Rabu (25/1/2023) setelah menyelesaikan serah terima jabatan dari Jacinda Ardern.

Chris Hipkins dilantik di Wellington oleh Gubernur Jenderal Cindy Kiro, yang sebelumnya menerima pengunduran diri jacinda Ardern secara resmi. “Ini adalah hak istimewa dan tanggung jawab terbesar dalam hidup saya,” kata Hipkins setelah resmi menjabat. Dilansir kantor berita AFP, Rabu (25/1/2023)

“Saya bersemangat dan senang dengan tantangan di depan,” imbuh pria berumur 44 tahun itu.

Hipkins akan didampingi Carmel Sepuloni sebagai wakil perdana menteri, sementara itu Partai Buruh Selandia Baru telah menyelesaikan transisi kepemimpinannya kurang dari sepekan setelah pengumuman pengunduran diri Jacinda Ardern.

Dilansir dari Reuters, Hipkins sebelumnya merupakan Menteri Pendidikan, Menteri Gugus Tugas Covid-19, Menteri Pelayanan Masyarakat dan Ketua DPR. Dia menjabat sebagai Menteri Kesehatan sejak Juli hingga November 2020, dan Menteri Penanggulangan Covid-19 dari November hingga Juni 2022.

Hipkins mendapat pujian untuk masa jabatannya yang hampir 2 tahun sebagai menteri tanggap Covid-19 di Selandia Baru, seperti dilansir dari CNA, Sabtu (21/1/2023).

Kebijakannya telah menutup perbatasan negara untuk mencegah virus corona, dan baru dibuka kembali sepenuhnya pada Agustus tahun lalu. Selain itu, dia juga menjabat sebagai anggota parlemen mewakili Remutaka (dulunya bernama Rimutaka) sejak pemilu 2008.

Hipkins membangun reputasi sebagai menteri yang memimpin strategi Covid-19 Selandia Baru. Pada kaukus Partai Buruh akhir pekan lalu, Hipkins menerima dukungan bulat untuk memimpin negara.

Saat ini, Hipkins menghadapi tugas berat untuk mempertahankan kekuasaan Partai Buruh dalam pemilihan umum pada bulan Oktober mendatang.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa partainya tertinggal dari oposisi konservatif Partai Nasional dalam hal popularitas. Negara berpenduduk lima juta jiwa ini termasuk yang pertama kali menutup perbatasan. Langkah ini mendapat pujian karena menjaga Selandia Baru tetap bebas virus di awal pandemi.

Sebelumnya, Ardern mengatakan pada pekan lalu bahwa dia tidak lagi memiliki cukup energi untuk memimpin setelah membawa negara itu melalui bencana alam, serangan teror terburuk yang pernah ada, dan pandemi COVID-19.

“Saya pergi dengan rasa syukur karena memiliki peran yang luar biasa ini selama bertahun-tahun,” katanya.

Ardern akan terus duduk di parlemen, tetapi telah mengumumkan niatnya untuk mundur dari tekanan politik sehari-hari.

Dia juga mengatakan dia berencana untuk menikah dengan pasangannya Clarke Gayford, seorang tokoh televisi yang memimpin acara memancing populer.

Ardern pertama kali terpilih sebagai perdana menteri pada 2017, sebelum mengamankan masa jabatan kedua dengan kemenangan telak pada 2020. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*