JoSS, JOGJA – Pembangunan jalan tol Jogja – Bawen dipastikan mundur dari target yakni awal Maret 2022 mengingat proses lelangnya yang hingga kini belum selesai. Rencananya peletakan batu pertama (Ground Breaking) akan dimulai dari Selokan Mataram.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja-Bawen Wijayanto menyatakan pelaksanaan ground breaking Tol Jogja-Bawen masih menunggu pelaksanaan lelang yang saat ini masih berproses.
Dia menambahkan, kemungkinan mundur April atau Mei mendatang. Akan tetapi, ia belum dapat memastikan karena bulan tersebut bersamaan dengan Ramadhan.
Selain itu timnya juga masih mencari titik lokasi yang akan dijadikan sebagai lokasi groundbreaking untuk ruas Jogja-Bawen di wilayah DIY antara di Selokan Mataram yang elevated atau di titik lain yang at grade.
Menurutnya, jika memilih pada ruas yang elevated maka akan digelar di Selokan Mataram. Hal ini tentu harus mencari ruas yang lebih aman dan tidak mengganggu aktivitas perjalanan masyarakat.
Baca juga: Jelang Sosialisasi, Hartopo Usulkan Jalan Tol Demak-Tuban Ada Exit Tol di Kudus
“Masih dicari karena di Tirtoadi itu sepanjang 1,5 km at grade, kalau yang ada konstruksinya [elevated] di Selokan Mataram, ini kami sedang mencari tempat yang paling bagus. Karena untuk di Tirtoadi at grade jadi tidak ada pembangunan struktur, tetapi kalau di Selokan Mataram ada, tetapi lokasinya mana, karena kebetulan Selokan Mataram ini tidak banyak tanah yang kosong. Harus cari tempat yang cocok, [kemungkinan tempat ground breaking] kalau tidak di awal ya akhir Selokan,” ujarnya, Jumat (18/2/2022).
Dilansir dari harianjogja.com, Wijayanto mengatakan pemilihan lokasi groundbreaking itu lebih mempertimbangkan dari sisi kenyamanan bagi masyarakat luas. Selain itu sedang mencari simbolis peletakan batu pertama yang paling tepat.
Ia mencontohkan misalnya memiliki di lokasi at grade, simbolisnya bisa dalam bentuk mengoperasikan truk dump atau sejenisnya, jika di lokasi elevated tentu akan berbeda lagi, konsep ini sedang dimatangkan. (lna)

Leave a Reply