UNNES Siapkan Regulasi Turunan Menyongsong Status PTN BH

JoSS, SEMARANG – Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus berbenah mempersiapkan diri dalam menyongsong perubahan status badan hukum universitas menjadi PTN BH, di antaranya menyiapkan regulasi turunan.

Hal itu dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penyiapan Regulasi Turunan Menyongsong UNNES PTN BH” pada Rabu (5/1/2022) bertempat di Ruang Borobudur Gedung Prof Retno Sriningsih LP2M UNNES.

Menyambut status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum atau PTN BH, UNNES siapkan regulasi turunan.

Penyiapan regulasi turunan ini diawali dengan penyelenggaraan FGD yang menghadirkan Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Kementerian Hukum dan Haka Asasi Manusia RI Prof Dr R Benny Riyanto SH MHum CN.

Dalam paparannya, Prof Benny menekankan pentingnya penyiapan regulasi turunan PTN BH yang mantap dan tidak bertentangan dengan peraturan di atasnya.

“Regulasi turunan perlu disiapkan sesegera mungkin, karena itu akan menjadi landasan pelaksanaan program nantinya. Saya senang UNNES akan segera memiliki status baru sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum. Ini adalah bukti bahwa UNNES terus berkembang dan mampu beradaptasi dengan perubahan global,” ungkapnya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, penyelenggaraan FGD merupakan komitmen UNNES untuk mengoptimalkan kesempatan yang telah diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Baca juga: Bersiap Jadi PTNBH, UNNES Ajak Semua Pihak Bersinergi

“Melalui PTN BH, UNNES akan memiliki otonomi yang lebih dalam pengelolaan akademik, penelitian, dan pengabdian. Tak hanya itu, UNNES juga akan memiliki kemandirian finansial dan fleksibilitas kerjasama dengan berbagai mitra nantinya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Rektor juga mengajak sinergi bersama untuk menyongsong UNNES menjadi PTN-BH dengan semangat UNNES mengembangkan Merdeka Belajar dan Memiliki Kecermelangan Pendidikan Berkelas Dunia.

Hal tersebut disampaikan Prof Fathur Rokhman saat memberikan sambutan dalam acara Kuliah Umum Pascasarjana UNNES yang mengangkat tema “Peran Pascasarjana UNNES dalam Menyongsong UNNES PTN Badan Hukum dengan Kecermelangan Pendidikan Berkelas Dunia” yang diselenggarakan secara luring dan daring.

Prof fathur menyebutkan bahwa dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa memiliki peran strategis untuk tutur membangun UNNES menjadi Universitas berkelas Dunia.

Lanjut Prof Fathur, apalagi kalau satu mahasiswa Pascasarjana UNNES dengan karya yang bereputasi Internasional akan dapat menggetarkan dunia apalagi kalau seluruh mahasiswa Pascasarjana UNNES.

Selain itu, Prof Fathur juga menyampaikan pihaknya juga bersinergi bersama-sama dengan tiga perguruan tinggi yang akan beralih menuju PTN-BH.

“UNNES juga belajar dari tiga perguruan tinggi yang akan beralih menuju PTN-BH. Untuk itu mari bersama-sama berinergi untuk menyiapkan ini semua Mudah-mudaha akan segera tercapai,” pungkasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*