
JoSS, SEMARANG – Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak sinergi bersama untuk menyongsong UNNES menjadi Perguruan Tinggi negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) dengan semangat UNNES mengembangkan Merdeka Belajar dan Memiliki Kecermelangan Pendidikan Berkelas Dunia.
Hal tersebut disampaikan Prof Fathur Rokhman saat memberikan sambutan dalam acara Kuliah Umum Pascasarjana UNNES yang mengangkat tema “Peran Pascasarjana UNNES dalam Menyongsong UNNES PTN Badan Hukum dengan Kecermelangan Pendidikan Berkelas Dunia” yang diselenggarakan secara luring dan daring.
Dilansir dari unnes.ac.id, Prof Fathur menyebutkan bahwa dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa memiliki peran strategis untuk tutur membangun UNNES menjadi Universitas berkelas Dunia.
Lanjut Prof Fathur, apalagi kalau satu mahasiswa Pascasarjana UNNES dengan karya yang bereputasi Internasional akan dapat menggetarkan dunia apalagi kalau seluruh mahasiswa Pascasarjana UNNES.
Selain itu, Prof Fathur juga menyampaikan pihaknya juga bersinergi bersama-sama dengan tiga perguruan tinggi yang akan beralih menuju PTN-BH.
“UNNES juga belajar dari tiga perguruan tinggi yang akan beralih menuju PTN-BH. Untuk itu mari bersama-sama berinergi untuk menyiapkan ini semua Mudah-mudaha akan segera tercapai,” ujarnya.
Prof Fathur menyampaikan ini merupakan tantangan bersama dalam menyongsomg UNNES menjadi PTN Badan Hukum.
Untuk itu, Prof Fathur menjelaskan pihaknya sengaja mengundang Rektor IPB Prof Arif Satria untuk belajar bagaimana UNNES menjadi PTN BH dengan semangat UNNES mengembangkan Merdeka Belajar dan Memiliki Kecermelangan Pendidikan Berkelas Dunia.
“Oleh karena itu, mohon Prof Arif Satria memberikan motivasi kepada civitas akademika UNNES khususnya mahasiswa Pascasarjana untuk ikut serta dalam mendorong UNNES menjadi PTNBH,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNNES Prof Dr S Martono MSi, Direktur Pascasarjana UNNES Prof Dr Agus Nuryatin MHum, Wakil Direktur, Kaprodi S3 dan S2 UNNES dan civitas akademika UNNES.
Dalam kesempatan iitu, Prof Arif Satria menjelaskan, saat ini dunia sedang mengalami tiga distrubsi besar yakni, revolusi industri 4.0, pandemi Covid-19, dan kompetensi.
Menurut Prof Arif Satria, tiga distrubsi besar tersebut dapat mendorong peran mahasiswa untuk merubah mindset agar bisa merespon dengan cepat dan menciptakan cara pandang baru untuk menciptakan inovasi yang memiliki kekuatan pada future maindset.
“Berangkat dari tiga hal tersebut, mahasiswa Pascasarjana UNNES dapat memaksimalkan untuk memberikan peran besar yang menghasilkan riset unggul yang berorientasi future praktis dan solusi. Karena inovasi sangat diperlukan saat ini kalau tidak kita akan didistrubsi,” jelasnya.
Selain itu, Prof Dr Arif Satria juga menyampaikan UNNES akan cepat mencapai universitas berkelas dunia dengan inovasi-inovasi yang berkaitan dengan pendidikan.
“Di masa sekarang inovasi pendidikan sangat penting, sebagai contoh bagaimana mengajar fisika di masa sekarang. Ini menjadi salah satu inovasi yang belum ada. Saya percaya bahwa UNNES mampu menciptakan inovasi pendidikan,” tutur Rektor IPB University. (lna)

Leave a Reply