JoSS, PRANCIS – Jumlah kasus virus Corona di Prancis terus mencetak rekor. Pada Selasa, data yang dikeluarkan Public Health France menunjukkan terdapat 464.769 kasus baru dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Kenaikan kasus antara lain disebabkan varian Omicron yang menyebar cepat.
Dalam sepekan terakhir, rata-rata kasus lebih dari 300 ribu sehari. Pada Senin, sebanyak 102.144 orang dinyatakan positif terkena Covid-19.
Tingginya kasus Corona di Prancis dan sejumlah negara lain membuat Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memperingatkan bahwa pandemi Covid-19 masih jauh dari selesai. Selain Prancis, Jerman dan Brasil mencatat rekor infeksi baru dalam 24 jam terakhir.
Strain Omicron yang sangat mudah menular telah menyebar tanpa henti ke seluruh dunia. Sejumlah negara pun memberlakukan langkah-langkah baru sambil mempercepat peluncuran suntikan penguat vaksin atau booster.
“Pandemi ini belum berakhir,” kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada wartawan Selasa dari kantor pusat badan tersebut di Jenewa.
Baca juga: Banyak Dikunjungi Wisatawan Indonesia, Turki Catatkan Rekor Kasus Covid-19 77.772 Kasus Perhari
Eropa berada di pusat wabah baru yang mengkhawatirkan. Kasus Covid-19 di Jerman melonjak melewati 100.000 dan Prancis melaporkan hampir setengah juta kasus pada hari Selasa.
Kepala kesehatan PBB itu memperingatkan agar varian Omicron tak dianggap penyakit ringan. Sebab jenis Covid yang dominan terus memicu wabah baru dari Amerika Latin ke Asia Timur setelah pertama kali terdeteksi di Afrika selatan pada November.
“Omicron mungkin kurang parah, tetapi narasi bahwa itu adalah penyakit ringan yang menyesatkan,” katanya dilansir dari NDTV.
Dia mengatakan infeksi baru memuncak di beberapa negara, memberikan harapan bahwa gelombang omicron terburuk telah berakhir. Namun, Tedros mengatakan belum ada negara yang keluar dari kesulitan dan dia memperingatkan bahwa sistem perawatan kesehatan masih di bawah tekanan dari gelombang infeksi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
“Saya mendesak semua orang untuk melakukan yang terbaik untuk mengurangi risiko infeksi sehingga Anda dapat membantu menghilangkan tekanan dari sistem,” kata Tedros. “Sekarang bukan waktunya untuk menyerah dan mengibarkan bendera putih,” tambahnya. (lna)

Leave a Reply