Tangkal Varian Baru Covid-19, RI Perketat 22 Titik Pintu Masuk Pendatang Dari Luar Negeri

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan (Foto: indonesiaexpat.id)

JoSS, JAKARTA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah berkonsentrasi menjaga perbatasan agar varian-varian baru Covid-19 tidak masuk ke Indonesia. Budi mengatakan jika varian baru masuk ke Indonesia, gelombang ketiga pandemi Covid-19 di Indonesia mungkin terjadi.

“Karena kalau kemasukan varian baru salah satu penyebab gelombang ketiga, proven scientifically, ya kita jaga lah border kita,” kata Budi, Rabu (10/11/2021).

Dia mengatakan bahwa salah satu contoh varian baru membuat lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, saat varian Delta masuk ke Indonesia.  Untuk itu, kata dia, pemerintah memastikan akan menjaga perbatasan baik udara, darat, maupun laut.

Menkes juga menceritakan penyebaran varian Delta yang menyebabkan lonjakan kasus beberapa bulan lalu masuk melalui jalur laut yakni Cilacap dan Dumai.

Baca juga: Varian Delta AY.4.2 Terdeteksi di Malaysia, Aturan Karantina Wisman Siap-Siap Diperpanjang

“Masuknya kemarin dari laut, dari Cilacap sama Dumai, kru-kru India masuk dari sana, dari Malaysia itu lewat TKI,” paparnya. Pemerintah, ungkap Budi, sudah memetakan wilayah mana saja yang jadi titik masuk pendatang ke Indonesia. “Di 22 titik ini, 5 udara 9 laut, 8 darat, ini yang terbesarnya ya,” kata dia.

Dia mengaku pihaknya juga sudah memetakan lokasi dengan risiko terbesar varian baru masuk ke Indonesia.

“Udara itu di Soekarno-Hatta, kalau laut di Batan masuk dari Malaysia dan Singapura, kalau darat itu di Entikong. Itu historically yang paling banyak masuk. Jadi kita pasang radar kesehatannya, dalam arti testing PCR labnya, genome labnya, itu lebih kuat di daerah-daerah ini,” ucap dia.

Seperti diketahui, ketiga varian tersebut sudah ditetapkan sebagai variant of interest oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena mudah menyebar dan berbahaya. “Varian tersebut terdeteksi umumnya di Amerika Selatan tapi belum masuk Indonesia,” imbuhnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*