Atlet Judo Jateng Peraih Medali di PON XX Papua Terima Bonus Dari Sepatu Kanky

Alfon, perwakilan dari Sepatu Kanky, Muji Leksani Listyowati, atlet Judo Jateng peraih medali perak pada kelas -70 kg putri (tengah) didampingi oleh Ketua umum Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Tengah Muhammad Saleh. (Foto: istimewa)

JoSS, SEMARANG – Altet Judo Jateng peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 memperoleh bonus dari sepatu Kanky. Masing-masing sebesar Rp5 juta untuk peraih medali perak dan Rp3 Juta untuk peraih medali perunggu.“Saya mengucapkan terimakasih kepada Pak Alfon dari sepatu Kanky sudah memberikan bonus dan mensuport perjuangan atlet judo Jawa Tengah yang telah meraih medali perak maupun perunggu pada PON XX Papua 2021,” kata Ketua umum Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Tengah Muhammad Saleh dalam chanel Youtube Bang Moh Saleh berjudul Penyerahan Bonus dari Sepatu Kanky untuk Altel Judo Jateng peraih medali di PON XX Papua 2021.

Sepatu Kanky merupakan brand lokal buatan indonesia yang bergerak di bidang alas kaki dengan mengedepankan unsur desain, kualitas, dan kenyamanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat indonesia.

Seperti diketahui, Cabor Judo PON XX Papua 2021, berakhir Minggu (3/10/2021) dan tampil sebagai juara umum Provinsi Bali setelah mendapatkan enam medali emas dalam gelaran PON 2021 ini.

Adapun atlet Judo Jawa Tengah berhasil membawa pulang dua perak dan tiga perunggu. Dua medali perak diraih pejudo Jateng masing masing atas nama Muji Leksani Listyowati pada kelas -70 kg putri dan Cynthia Trubus-Lie Grace pada kelas Ju No Kata putri. Tiga perunggu dipersembahkan melalui Damar Riski klas 90-100 kg putra, Christian Hadi klas 73 kg putra dan Ranadika Made Prakarsa kelas +100 kg.

Baca juga: Siapa Bilang Makan Setelah Olahraga Bikin Gemuk ? Ini Penjelasannya

Sehubungan dengan raihan medali yang dicapai para pejudo diarena PON Papua ini, Saleh terus melakukan evaluasi agar judo Jateng tetap eksis ditingkat nasional. Menurutnya, untuk kedepannya perlu perbanyak kejuaraan dan menambah power atlet.

Hal ini penting, sebab dari berbagai kejuaraan akan terpilih atlet berkualitas. Disamping itu, para pelatih dapat menambah power pisik atlet, karena rata rata pisik menjadi faktor penting sebagai upaya ketahanan pisik jika bertanding.

“Setelah PON Papua, saya minta para pengurus untuk rutin menggelar kejuaraan diberbagai tempat serta meningkatkan kekuatan fisik atlet,” tutur Saleh yang juga Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah.

Sementara itu, Manajer Tim Judo PON XX Jateng, Dwi Nuryanto Ahmad menilai, pejudo Jateng menghadapi lawannya dalam PON digelar di Bumi Cendrawasih telah dilakukan dengan sekuat tenaga dan bersungguh sungguh.

Menurutnya, perolehan dua perak dan tiga perunggu yang diraih para atlet patut disyukuri.

Adapun PON ke XX Papua 2021 resmi ditutup oleh Wakil Presiden Maruf Amin di Stadion Lukas Enembe pada Jumat (15/10/2021) malam. Jawa Barat tampil sebagai juara umum PON 2021 dengan mengoleksi 133 emas, 105 perak, dan 115 perunggu dengan total 353 medali. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*