JoSS, SEMARANG – Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil lolos penilaian zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2021.
Keputusan itu tertuang dalam surat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nomor: 52102/A4/OT,01.03/2021, Tentang Hasil Penialain Tim Penilai Internal atas Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Mengutip laman resmi unnes.ac.id, dalam surat tersebut menyatakan bahwa hasil evaluasi dan penilaian pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM yang dilakukan oleh Tim Penilai Internal terhadap 167 satuan kerja, Fakuktas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES ) termasuk dalam 93 satuan kerja yang dinyatakan layak dan siap diajukan ke Tim Penilai Nasional Kementerian PAN-RB untuk mendapatkan predikat ZI-WBK/WBBM.
Untuk Unit Kerja di Lingkungan Ditjen Dikti, FT UNNES termasuk dalam 34 yang lolos dan diajukan dari 61 yang diusulkan sebagaimana dalam surat Direktorat Jendral Pend Tinggi, Riset dan Teknologi, Nomor: 0469/E/OT.01.03/2021, Tentang penyampaian Hasil Penialain TPI Pembangunan ZI di Lingkungan PTN dan LLDikti Tahun 2021.
Baca juga: Lolos Tahap I, Kapal Senopati UNNES Siap Melaju di Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2021
Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan kebanggaan kepada Fakultas Teknik sebagai fakultas yang mendukung Universitas Negeri Semarang berkomitmen menjadi kampus dengan sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan yang sehat.
“Ini tentunya sangat membanggakan, kepada Fakultas Teknik sebagai fakultas yang mendukung Universitas Negeri Semarang berkomitmen menjadi kampus dengan sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan yang sehat,” kata Rektor.
Lebih lanjut, Prof Fathur menyampaikan zona integritas ini adalah komitmen FT UNNES dalam mewujudkan layanan terbaik terhadap civitas akademika dan masyarakat umum, tutur Rektor UNNES.
Dekan FT UNNES Dr Nur Qudus MT IPM menyampaikan FT UNNES berkomitmen dan siap mengoptimalkan enam area ZI WBK/WBBM dan siap untuk menghadapi evaluasi dan penilaian oleh Tim Penilai Nasional Kementrian PAN-RB.
“Kami akan terus berkomitmen dan siap mengoptimalkan enam area ZI WBK/WBBM dan siap untuk menghadapi evaluasi dan penilaian oleh Tim Penilai Nasional Kementrian PAN-RB,” pungkasnya. (lna)

Leave a Reply