Dikelola RSUP Dr. Sardjito, Gedung MIC UGM Resmi Jadi Selter Pasien Covid-19

Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU, ASEAN Eng meresmikan Mardliyyah Islamic Center (MIC) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi dijadikan selter bagi pasien Covid-19, Jumat (16/7/2021). (Foto: ugm.ac.id)

JoSS, JOGJA – Gedung Mardliyyah Islamic Center (MIC) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi dijadikan selter bagi pasien Covid-19. Selter yang dikelola RSUP Dr. Sardjito bersama RSA UGM ini resmi beroperasi Jumat (6/7/2021) dengan kapasitas 269 pasien.

Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU, ASEAN Eng menjelaskan, pasien Covid-19 yang menjalani isolasi akan dipantau oleh tenaga kesehatan yang ditempatkan di selter tersebut. Pasien yang dapat melakukan isolasi mandiri di fasilitas ini tidak terbatas pada sivitas UGM, namun juga masyarakat umum yang dirujuk melalui fasilitas kesehatan.

“Kita tahu sendiri banyak rumah sakit tidak lagi bisa menampung pasien. UGM terus berupaya melakukan usaha-usaha untuk bersama-sama meringankan para penderita Covid-19,” kata Panut saat peresmian MIC UGM, Jumat (16/7/2021).

Dilansir dari ugm.ac.id, Gedung MIC UGM yang baru saja selesai dibangun pada akhir tahun lalu terletak berdekatan dengan RSUP Dr. Sardjito. Wisma MIC UGM memiliki 136 kamar dengan total kapasitas yang tersedia saat ini sebanyak 269 tempat tidur. Masing-masing kamar dilengkapi fasilitas seperti pendingin ruangan, televisi, dan lemari pendingin.

Rektor mengungkapkan bahwa persiapan MIC sebagai selter penanganan Covid-19 dengan fasilitas yang memadai dilakukan dengan dukungan sejumlah alumni dan donatur.

Baca juga: Tak Hanya Siapkan Selter Pasien Covid-19, UGM Bantu Pasokan Oksigen Di RS Sardjito dan RSA UGM

“Mudah-mudahan pemanfaatan gedung ini dapat membantu meringankan beban rumah sakit yang begitu berat akibat peningkatan pasien saat ini,” kata Rektor.

Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito, dr. Eniarti, M.Sc, Sp.Kj, MMR, menungkapkan selter ini akan digunakan terutama bagi mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Pegawai RSUP Dr. Sardjito.

“Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi RSUP Dr. Sardjito untuk memberikan pelayanan yang lebih baik,” ucapnya.

Rumah sakit, terangnya, membutuhkan tambahan kamar dan tempat tidur di selter untuk dapat menampung pasien bergejala ringan agar kamar perawatan di rumah sakit dapat digunakan oleh pasien bergejala sedang dan berat yang membutuhkan penanganan lebih intensif.

“Harapannya pasien ringan bisa ditangani di fasilitas isolasi mandiri yang terpusat seperti ini,” imbuh Eniarti. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*