Rest Area Pendopo Salatiga KM 456 Jadi Destinasi Wisata Pengguna Jalan Tol

Rest Area Pendopo Salatiga KM 456 (Foto: youtube Lixo xquad TV)

JoSS, SALATIGA – PT Trans Marga Jateng (TMJ) menghadirkan “rest area” Pendopo Salatiga di KM 456 ruas Tol Semarang-Solo yang tidak sekadar sebagai tempat istirahat namun juga sebagai destinasi wisata bagi para pengguna jalan bebas hambatan tersebut.

Direktur Utama PT TMJ Denny Chandra Irawan dalam siaran pers di Semarang, Sabtu, mengatakan tempat istirahat seluas 3,3 ha ini berada di kedua sisi jalan tol dan dilengkapi dengan sebuah jembatan penghubung.

Ia menjelaskan terdapat lima bangunan utama yang menggambarkan keberadaan lima gunung di wilayah Jawa Tengah, yaknk Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, dan Ungaran.

Mengutip dari Antara, terdapat berbagai fasilitas pendukung di kedua sisi tempat istirahat tersebut, seperti tempat parkir luas yang mampu menampung kendaraan besar dan kecil, puluhan toilet, sekitar 40.gerai UMKM yang menawarkan produk kuliner, kerajinan, busana, hingga oleh-oleh khas Jawa Tengah.

Konsep tempat istirahat ini sendiri, kata dia, merangkul para pelaku UMKM di wilayah Kota Semarang, Solo, Salatiga, Boyolali, dan daerah sekitarnya sehingga perekonomian berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Pengendara dari arah Jakarta maupun Solo bisa melepas lelah di tempat istirahat ini dan mengembalikan stamina sebelum melanjutkan perjalanan kembali,” katanya.

Rest area KM 456 ini sendiri mendapat penghargaan dari Kementerian PUPR sebagai tempat istirahat memiliki kualitas pelayanan dan pengelolaan yang baik, memenuhi aspek kenyamanan, kerapian dan kebersihan lingkungan.

Baca juga: BPJT Inisiasi Kerjasama Hakaaston dan UNS Kembangkan Aspal dan Beton Untuk Jalan Tol

Bangunan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area yang berada di KM 456 tol Semarang-Solo, Jawa Tengah ini terbilang unik karena terdapat jembatan penghubung antara jalur A dan jalur B. Resta area KM 456 ini disebut Resta Pendopo 456 karena memiliki desain yang megah.

Ya, Resta Pendopo 456 diklaim menjadi rest area termegah di tol Trans Jawa, terletak tidak jauh dari exit tol Salatiga dengan desain bangunan khas Jawa berbentuk joglo.

Dilansir dari sindonews.com, rest area tipe A ini dirancang dengan konsep berbeda layaknya sebuah destinasi yang dilengkapi obyek wisata, ruang kuliner, ruang ritel, ruang atraksi budaya, area terbuka hijau, area bermain dan edukasi.

Selain itu, terdapat pula fasilitas rumah ibadah berupa masjid, toilet, tempat parkir, SPBU yang beroperasi 24 jam, galeri seni, dan lain sebagainya.

Resta Pendopo 456 terinspirasi panorama alam yang elok, membentang di sepanjang Tol Semarang-Solo. Itu karena desain arsitekturnya dibuat ikonik yang terdiri dari lima bangunan utama berlanggam Joglo yang terinspirasi lima gunung yakni Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, dan Ungaran. Tujuannya agar ikon Jawa Tengah semakin melekat di benak para pengunjung maupun pengguna jalan tol.

Sehingga wajar jika Resta Pendopo 456 ini diklaim menjadi tempat istirahat yang terindah di Indonesia. Di tempat ini juga menjadi ajang pamer dan promosi potensi unggulan Jawa Tengah, terutama UMKM.

Untuk diketahui, pembangunan Resta Pendopo 456 di ruas Tol Semarang-Solo KM 456 ini dilakukan oleh konsorsium PT Trans Marga Jateng (TMJ) yang merupakan badan usaha jalan tol gabungan dari Astra Group, Jasa Marga Properti dan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*