BPJT Inisiasi Kerjasama Hakaaston dan UNS Kembangkan Aspal dan Beton Untuk Jalan Tol

Ilustrasi

JoSS, JAKARTA – PT Hakaaston (HKA) berkolaborasi dengan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembangkan aspal dan beton untuk pembangunan infrastuktur di Indonesia. Kerja sama strategis antara perusahaan dengan kampus negeri ini diinisiasi oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR).

Harapannya, kerja sama ini dapat menghasilkan produk-produk inovatif dari material aspal dan beton yang selanjutnya akan dipatenkan oleh UNS dan HKA. Direktur Utama HKA Dindin Solakhuddin mengatakan, melalui kerja sama ini diharapkan akan tercipta ada diversifikasi produk manufaktur konstruksi HKA yang memiliki mutu terbaik.

“Semoga melalui sinergi ini dapat tercipta produk-produk inovatif yang bisa di aplikasikan demi kemajuan infrastruktur Indonesia,” kata Dindin dalam keterangannya, Kamis (15/04/2021).

Dindin menjelaskan sejalan dengan BPJT Kementerian PUPR, HKA sendiri juga memiliki komitmen untuk melakukan pengembangan bisnis dengan dibentuknya bagian Research, Development, & Engineering di bawah Departemen Riset dan Pengembangan tahun 2019.

Baca juga: Dorong Program KMMB, UNS Kembangkan Laboratorium FEB Menuju Revenue Generating

Bagian ini memiliki tugas untuk mengembangkan produk baru dan memberikan value engineering untuk proses dan produk yang ada di HKA.

Sementara itu, Kepala Departemen Riset & Pengembangan HKA Ade Rintoro mengatakan, sampai saat ini kerja sama HKA dengan UNS sudah mencapai tahap pengembangan mesin induksi panas skala laboratorium.

“Pengembangan inovasi telah selesai dilakukan oleh lab UNS. Saat ini sedang dalam tahap uji coba spesimen dengan induksi, nantinya akan kami uji coba pada skala ruas jalan di lapangan pada ruas tol Indralaya Prabumulih,” tutur Ade.

Waktu penelitian untuk aspek riset dan komersial ditargetkan selesai pada triwulan I-2021. Kemudian pada triwulan II 2021 dan IV-2022 sudah dapat digunakan dalam pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS). Kemudian pada tahun 2023 sudah dapat digunakan untuk pembangunan berbagai ruas tol di Indonesia. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*