JoSS, SOLO – Angka kunjungan di objek wisata Taman Balekambang Solo terus meningkat di tengah kenaikan jumlah kasus Covid-19 di sejumlah daerah. Jumlah pengunjung harian di hari Senin-Jumat sekitar 1.000-1.500 orang/hari.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Balekambang Sumeh di Solo, Senin, mengatakan saat ini angka kunjungan di objek wisata tersebut lebih tinggi semenjak adanya pelonggaran batasan usia pengunjung, yakni diperbolehkannya anak di bawah usia lima tahun masuk ke sejumlah tempat publik.
“Saat ini jumlah pengunjung harian di hari Senin-Jumat sekitar 1.000-1.500 orang/hari, angka ini lebih baik dibandingkan saat masih ada pembatasan usia pengunjung. Saat itu angka kunjungan rata-rata 700 orang/hari,” katanya, seperti dilansir dari Antara.
Sedangkan di hari Minggu, dikatakannya, angka kunjungan bisa mencapai 6.400 orang. Menurut dia, sejauh ini angka tersebut belum mengalami penurunan akibat adanya kenaikan kasus Covid-19.
Baca juga: Rest Area Pendopo Salatiga KM 456 Jadi Destinasi Wisata Pengguna Jalan Tol
Meski demikian, pihaknya tetap berupaya membatasi angka kunjungan termasuk penonton Sendratari Ramayana yang biasa diselenggarakan di Taman Balekambang. Ia mengatakan jika biasanya jumlah penonton Sendratari Ramayana bisa mencapai 2.500-3.000 orang, semenjak adanya Covid-19 jumlah penonton maksimum 500 orang.
“Sebetulnya antusiasme masyarakat sangat tinggi, dengan diberlakukannya pembatasan jumlah penonton tersebut banyak yang kecewa karena tidak bisa nonton secara langsung, namun kami harus tetap menaati aturan,” katanya.
Sebelumnya, akibat pandemi COVID-19 Pemerintah Kota Surakarta terpaksa menutup objek wisata Taman Balekambang mulai dari bulan September 2020 dan kembali dibuka pada 1 Januari 2021.
Selama penutupan, pemerintah melakukan revitalisasi bagian dalam Taman Balekambang untuk memberikan kenyamanan kepada para pengunjung. Beberapa titik yang menjadi perhatian pada revitalisasi adalah jalur untuk pejalan kaki yang juga dilengkapi dengan jalur khusus untuk penyandang tuna netra. Untuk lebar jalur pejalan kaki ini bervariasi, mulai dari 4-6 meter.
Selain itu, pihaknya juga melakukan penataan. Menurut dia, ada beberapa bagian yang diuruk supaya lebih rapi dan dilakukan pula penanaman pohon di beberapa sudut taman. (lna)

Leave a Reply