
JoSS, SEMARANG – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menginstruksikan kepada delapan kepala daerah yang masuk zona merah Covid-19 untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur di rumah sakit setempat, baik untuk ruang perawatan isolasi maaupun ICU.
Selain itu, Ganjar meminta daerah-daerah tersebut menyiapkan rumah isolasi terpusat. Seperti yang sudah diprediksikan, dua pekan pascaliburan terjadi kenaikan. Awalnya hanya tiga kabupaten/kota yang masuk zona merah yakni Kudus, Brebes, dan Sragen.
“Namun saat ini ada penambahan Demak, Grobogan, Pati, Jepara, dan Kabupaten Tegal,” ujar Ganjar saat memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 secara daring di kantor Gubernur Jateng di Semarang.
Kepada delapan pemerintah kabupaten yang masuk zona merah itu, ia meminta segera melaksanakan instruksi khusus yang diberikannya. Kalau tidak bisa, pemkab/pemkot diminta koordinasi dengan Pemprov karena Pemprov memiliki sejumlah tempat isolasi terpusat yang siap.
Baca juga: Bantu Atasi Lonjakan Covid-19, RSUD Dr. Moewardi Surakarta Kirimkan 10 Dokter Spesialis ke Kudus
“Tak hanya di kabupaten/kota, saya minta kades/lurah kembali aktifkan Jogo Tonggo. Siapkan juga tempat isolasi-isolasi terpusat di desa untuk menangani ini,” ujarnya, seperti dilansir dari semarangpos.com.
Ganjar juga meminta operasi yustisi ditingkatkan di delapan daerah tersebut dan protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat pada tempat-tempat keramaian, bahkan jika diperlukan ditutup.
Gubernur meminta delapan daerah zona merah itu menggenjot vaksinasi sebab Kementerian Kesehatan telah siap menambah stok vaksin untuk menanggulangi potensi penyebaran covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, menambahkan kasus aktif Covid-19 di Jateng saat ini mencapai 10.297 kasus dan dari total itu tercatat 5.420 pasien dirawat dan 4.877 pasien diisolasi.
“Kasus aktif tertinggi terjadi di Kudus, Demak, Kabupaten Tegal, Kota Semarang, dan Banyumas. Sementara kasus baru tertinggi adalah Kudus, Demak, Kota Semarang, Kabupaten Tegal, dan Brebes,” katanya. (lna)

Leave a Reply