JoSS, SRAGEN – Industri pariwisata di Tanah Air mulai menggeliat kembali pasca gempuran pandemi covid-19. Terkini Waterboom baru di Gondang, Sragen yang bakal diresmikan pekan depan oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati.
Diberi nama Waterboom Jambangan Permai terletak di Dukuh Toro, Desa Kaliwedi, itu menawarkan sejumlah wahana menarik.
Di antaranya memiliki sejumlah fasilitas seperti dua waterslide dengan ketinggian masing-masing 5 meter dan 7 meter, waterslide mini, wahana air tumpah, kolam renang anak, gazebo kios kuliner dan lain-lain.
Kepala Desa Kaliwedi, Daryono, saat ditemui Solopos.com di lokasi, Kamis, mengatakan waterboom ini dibangun seluas sekitar 300 meter persegi menempati tanah kas desa seluas satu hektare. Waterboom ini akan dikelola oleh BUMDes Karya Mandiri Desa Kaliwedi.
“Waterboom ini dibangun dari BKK [bantuan keuangan khusus] senilai Rp850 juta dan dana desa senilai Rp350 juta. Totalnya Rp1,2 miliar,” jelas Daryono, dilansir dari Solopos.com.
Baca juga: Ada Tempat Liburan dan Spot Foto Baru di Sragen, Kampung Wisata Lampion
“Saat peresmian waterboom nanti sekaligus digelar kegiatan peletakan batu pertama pembangunan kolam renang berukuran 9×20 meter dengan kedalaman 120 cm. Kolam renang itu diperuntukkan anak remaja usia SMP,” lanjutnya.
Sementara itu untuk tiket masuk waterboom ini cukup terjangkau yakni Rp10.000 untuk Sabtu dan Minggu. Ada diskon 50% untuk tiket masuk pada Senin-Jumat selama masa promo. Dengan begitu, selain Sabtu dan Minggu, pengunjung cukup membayar tiket masuk Rp5.000.
Daryono menjelaskan modal awal untuk mendirikan BUMDes pada 2013 lalu adalah Rp25 juta. Dana tersebut selanjutnya dikelola BUMDes untuk unit usaha simpan pinjam dengan bunga 1,5%.
BUMDes kemudian menambah unit usaha lain seperti toko online, dan menjalin kerja sama dengan perbankan untuk membuka unit usaha pembayaran tagihan listrik, pembayaran pajak bumi bangunan (PBB), transfer dana dan lain-lain.
Hingga pada 2020, Pemdes Kaliwedi membangun waterboom yang selanjutnya dikelola oleh BUMDes. Pada 2020 lalu, laba bersih dari BUMDes bisa mencapai Rp195 juta. “Secara keseluruhan, saldo dari BUMDes saat ini sudah mencapai Rp1 miliar. Padahal, dana awalnya cuma Rp25 juta,” pungkasnya. (lna)

Leave a Reply