
JoSS, JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah Indonesia tengah berbicara intensif dengan pihak Jepang untuk meningkatkan pelayanan kereta semi cepat Jakarta-Surabaya menjadi hanya 6 jam.
Untuk diketahui, saat ini, waktu tempuh kereta semi cepat Jakarta – Surabaya sekitar 9-10 jam. “Sekarang ini 9-10 jam ke Surabaya (dari Jakarta). Oleh karenanya sekali lagi saya minta ke dirjen kereta api untuk memperhatikan ini,” kata Menhub.
Selain itu, Menhub mengusulkan agar Presiden Jokowi meresmikan beberapa stasiun di rute Jakarta-Surabaya.
“Dan saya akan mengusulkan agar Presiden berkenan meresmikan beberapa stasiun yang megah ini dan pasti sangat dibutuhkan rakyat banyak khususnya masyarakat Jakarta,” tuturnya.
Tidak hanya itu, pemerintah juga sebelumnya telah menyelesaikan pembangunan double track dari Jakarta hingga Surabaya. Dengan adanya double track maka akan tercapai suatu keselamatan yang lebih bagus dan adanya kebebasan untuk bersilangan dann serta berdampak kepada kecepatan kereta api yang bisa ditingkatkan.
“Tercatat triliunan juga dana-dana yang kita gunakan untuk membuat Jakarta-Surabaya. Sehingga saya minta ke dirjen kereta api melalukan tindakan yang lebih intensif, memastikan ini berjalan dengan baik,” ucapnya.
Menhub Budi Karya menuturkan kereta listrik adalah keniscayaan dalam masyarakat. Maka dia memerintahkan Dirjen Perkeretaapian untuk menanganinya.
Baca juga: UGM Teliti Faktor Keselamatan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Potensi Anjlokan Disorot
Sebelumnya, Budi membahas rencana proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya dalam pertemuan bilateral dengan Duta Besar Jepang Kanasugi Kenji. Mereka membahas peluang kerjasama transportasi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, pada Rabu, 10 Februari 2021 lalu.
Pertemuan itu perkenalan dengan Kanasugi Kenji, yang baru menjabat 4 Februari 2020. Dia menggantikan Dubes Jepang sebelumnya, Ishi Mafumi.
Adapun pertemuan tersebut membahas sejumlah progres proyek transportasi di Indonesia, seperti Pelabuhan Patimban, MRT Jakarta Fase 2, dan rencana proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya. Kemenhub telah melakukan koordinasi dengan JICA melalui Preparatory Survey for Java Northern Line Upgrading Project.
Sebelum proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya digarap, saat ini jalur kereta Jakarta-Surabaya didukung rel dwi ganda atau double-double track. Rel Double-double track akan memberikan keamanan yang lebih baik untuk penumpang. Kecepatan kereta api juga bisa ditingkatkan.
Sebelumnya, Budi Karya pernah menyebut perkiraan harga tiket kereta semi cepat Jakarta-Surabaya berkisar Rp 400 ribu sekali jalan. Harga tersebut dihitung dari nilai investasi yang digelontorkan selama pembangunan.
“Dari feasibility study dihitung dengan return, katakanlah 10 tahun, ketemu Rp 400 ribu. Tapi ini belum final. Ekspektasi kami Rp 400-500 ribu,” ujarnya, beberapa waktu lalu. (lna

Leave a Reply