KIW Siap Bentuk Joint Ventura Dengan BUMN dan Pemkab Batang

Direktur Utama PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Rahmadi Nugroho. | Foto: Istimewa

JoSS, BATANG – Direktur Utama PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Rahmadi Nugroho menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan sesama BUMN dan Pemerintah Kabupaten Batang dalam membentuk Joint Ventura (JV).

Menurutnya hal itu penting dilakukan guna mendorong percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional (PSN) seperti yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diundangkan tanggal 20 November 2020.

“Kami menyambut baik Perpres Nomor 109/2020 terkait percepatan pelaksanaan PSN. Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) siap bersinergi Joint Ventura (JV) dengan sesama BUMN dan Pemerintah Kabupaten Batang,” kata Direktur Utama PT KIW, Rahmadi Nugroho, dalam keteranya tertulisnya yang ditermima JoSS.co.id, Selasa (8/12/2020).

Rahmadi Nugroho menambahkan bahwa pelaksanaan PSN perlu sinergitas dimana rencana dibentuknya JV terdiri dari PT Pembangunan Perumahan, PT Perkebunan Nasional IX, PT KIW dan Pemkab Batang agar terwujudnya  dioptimalisasi yang tinggi untuk memaksimalkan dampak PSN bagi percepatan pembangunan, penciptaan lapangan kerja, dan pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga: 32 Tahun KIW Terus Berkomitmen Kembangkan Kawasan Industri Brebes dan Batang

Dia menjelaskan untuk Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sudah diputuskan termasuk PSN sebagaimana Perpres 109/2020, adalah proyek sekaligus program yang dilaksanakan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan badan usaha yang memiliki sifat strategis untuk peningkatan pertumbuhan dan pemerataan pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

“PT KIW yang memiliki core bisnis membangun, mengembangkan dan mengelola kawasan industri  mempunyai prinsip melayani dengan semangat ramah investasi,” ujar Rahmadi Nugroho.

Hal itu, menurutnya sebagai salah satu daya tarik investor menanamkan investasi di KITB. “Artinya, investor dilayani dengan cepat, tepat, transparan, mudah dan murah.  Investor yang serius dan memiliki semua persyaratan yang diperlukan  lebih tertarik menanamkan investasinya dikawasan industri seperti KITB,” pungkasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*