Jadi Idola Emak-Emak, Siapa Sangka Arya Saloka Pernah Alami Ini

Foto: instagram aryasaloka.lovers

JoSS, JAKARTA – Ketika generasi milenial menggandrungi artis Korea Selatan, kaum emak-emak di Tanah Air punya idola sendiri yakni Arya Saloka. Pemeran Aldebaran dalam drama seri ‘Ikatan Cinta’ ini mendapat sambutan yang positif dari masyarakat.

Kesuksesan sinetron  ‘Ikatan Cinta’ yang  memecahkan rekor sebagai drama seri yang begitu digandrungi kaum hawa di Tanah Air merupakan hal yang sangat fenomenal. Arya pun mengaku, tak menyangka jika respon yang mengalir dari masyarakat begitu positif.

Jauh sebelum dirinya menjadi idola, Arya Saloka mengaku, perjalanan kariernya melalui jatuh bangun yang cukup panjang sebelum akhirnya berada di titik seperti sekarang. Berawal menjadi pemain figuran FTV saat masih tinggal di Bali, Arya bahkan pernah mendapat bayaran Rp75.000.

Setelah itu, Arya berpindah dari satu judul ke judul lain untuk menjajal peruntungannya sebagai aktor di industri hiburan Tanah Air.

“Dulu awalnya mau nonton bola sama temen, terus kabaran sama temen. Akhirnya si temen bilang ‘udah main ke lokasi syuting gue aja’ di Bali. Pas makan tiba-tiba salah satu krunya, mungkin astrada ‘udah yuk syuting yuk’,” kisah Arya, dikutip dari YouTube RCTI, Sabtu (19/12).

Baca juga: 10 Bulan Berjuang Sendiri, Aura Kasih Gugat Cerai Suami Bulenya

“Yaudah akhirnya ikut sama agensinya temen, dibayar Rp75.000 kalau nggak salah. FTV waktu itu,” lanjutnya.

Sebelum mengikuti beragam casting, suami artis Putei Anne itu sempat memperdalam seni peran. Hal inilah yang menjadi bekalnya menjadi aktor hebat seperti sekarang.

“2011, casting sana, casting sini. Cuma sebelum casting, gue itu belajar memperdalam yang namanya seni peran dulu, baru syuting. Zaman dulu tuh kalau nggak salah judulnya “Arti Sahabat”. Bintang tamu di sana,” jelas Arya.

Meski tengah menjadi idola, dia tak ingin tinggi hati, Arya mengaku dirinya dan semua tim pendukung sinetron “Ikatan Cinta” hanya berusaha yang terbaik memberikan sajian yang berkualitas dan dapat dinikmati berbagai kalangan.

“Dari dulu saya kerja itu, yaudah kasih yang terbaik aja. Kerja kasih yang terbaik. Karena menurut saya, hasil itu plus. Yang terpenting kita udah puas aja ngerjain sesuatunya. Kita udah kasih akting yang baik, kasih attitude yang baik. Sisanya nyusul aja,” tandasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*