Desa Tertua Berusia 1.154 Tahun Ternyata Ada Di Klaten

Rohani Anggota Tim Pelestari Ngupit Ngawen menerangkan prasasti Upit berbahasa Kawi kuno | Foto: facebook diskominfo Jateng

JoSS, KLATEN – Desa tertua di Indonesia, ternyata berada di wilayah Kabupaten Klaten Jawa tengah. Namanya Desa Upit yang diyakini sudah 1.154 tahun. Keberadaan Desa Upit dibuktikan dengan adanya prasasti Upit di Desa Kahuman. Prasasti berbahasa Kawi kuno itu bertuliskan tahun saka 788 atau 866 Masehi. Dengan demikian, usia desa kini 1.154 tahun.

Informasi ini disampaikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng melalui akun Instagram @kominfo.jateng, Minggu (13/12/2020). Jika dibandingkan dengan Kabupaten Klaten yang baru berusia 216, jelas Desa Upit jauh lebih tua.

Menurut Diskominfo Jateng, Desa Upit atau Yupit, secara administratif berada di Desa Kahuman dan Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen, Klaten.

Kepala Desa Kahuman, Joko Sumitro, membenarkan adanya prasasti Upit di desanya. Prasasti itu menjadi penanda adanya Desa Upit pada tahun 866 M lalu.

Baca juga: Jrahi Ditetapkan Sebagai Desa Wisata Pancasila

Pemerintah Desa Kahuman mencatat Upit merupakan desa perdikan atau desa bebas pajak pada zaman Mataram kuno. Desa dibentuk pada masa pemerintahan Maharaja Rakai Kayuwangi. Hal ini tertulis di Prasasti Upit.

Salah satu anggota Tim Pelestari Ngupit Ngawen, Rohani, mengatakan dari prasasti tersebut kita bisa tahu sejarah masalah lalu. Sejarah itu mengungkap fakta bahwa di Upit memiliki tata pemerintahan yang sudah diakui sejak zaman dulu.

“Ini membuktikan Klaten memiliki desa tertua. Ini menjadi modal untuk mengungkap sejarah di masa lalu bawha kita sudah memiliki tata pemerintahan yang jauh lebih tertatam,” jelasnya seperti dilansir dari Solopos.com.
Salah seorang sesepuh Desa Kahuman, Dalimin Harno P, mengatakan selain ada prasasti Upit, di desanya banyak juga ditemukan batu-batu candi. Sebagian adalah batu candi berundak empat.

Selain itu, ditemukan pula masjid yang dibangun sejak ratusan tahun silam dan pemandian atau sendang. Untuk prasasti asli saat ini tersimpan rapi di Balai Pelestarian Cagar Budaya Jateng. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*