Begini Arti Nama Underpass Transito Solo, Sura Nata Sari

Underpass Transito, Pajang, Solo | Foto: youtube Olla channel

JoSS, SOLO – Underpass di Jl Transito, Pajang, Laweyan, Solo, diresmikan dengan Sura Nata Sari, ternyata ada arti dan filosofinya. Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo memberikan nama tersebut saat meresmikan infrastruktur itu pada Senin (21/12/2020).

Peresmian itu bersamaan dengan pembukaan Flyover Purwosari Solo untuk umum selama enam hari ke depan. Wali Kota yang akrab dengan sapaan Rudy itu menjelaskan menamai jalan yang menghubungkan kampung Suronalan dan Totosari tersebut Sura Nata Sari.

Kepanjangannya, Solo Underpass Roda Dua. “Underpass ini filosofinya untuk menyatukan Suronalan dan Totosari yang sekarang tidak lagi dipisahkan rel,” katanya, dilansir dari Solopos.com.

Underpass Jl Transito, Pajang, itu juga untuk mengenang mendiang Sujiatmi Notomihardjo yang telah melahirkan pemimpin negeri dari Kota Solo. Sujiatmi Notomihardjo merupakan ibu kandung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rudy, sapaan akrabnya, menjelaskan Sura Nata Sari hanya untuk kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Warga harus merawat infrastruktur tersebut dan melakukan pengawasan karena sejumlah lampu telah copot, diduga oleh tangan jahil.

Baca juga: Pengelola Tol Jogja-Solo Gandeng Bank Jateng Dukung Pembiayaan Proyek Tol

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo, Endah Sitaresmi Suryandari, menjelaskan proyek underpass itu berjalan dua tahap.

Tahap pertama menghabiskan anggaran Rp4.554.434.925 dan tahap kedua menyedot anggaran Rp1.230.374.000. “Belum diresmikan namanya sudah moncer artinya terkenal. Transito ini bernama Underpass Pajang tapi dengan izin wali kota diberikan tetenger. Muncul dan terkenal sebelum diresmikan,” kata Sita saat memberikan sambutan pada acara peresmian.

Sita menjelaskan proyek underpass Jl Transito itu membutuhkan waktu untuk mengurus izin selama 1 tahun 3 bulan. Sedangkan pelaksanaan kedua tahapan pembangunan butuh waktu sembilan bulan.

Proses perizinan untuk flyover maupun underpass membutuhkan waktu lama. Underpass Sura Nata Sari dibangun untuk menjadi sarana pendukung flyover Purwosari, khususnya untuk memfasilitasi kendaraan roda dua dan pejalan kaki. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*