
JoSS, SEMARANG – Enam calon tunggal peserta Pilkada Serentak di Jateng 2020 meraih kemenangan mutlak di daerah masing-masing. Pasangan Hendi-Ita meraih persentasi tertinggi di Pilkada Kota Semarang, dengan perolehan suara sebesar 91 persen.
Diketahui gelaran pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 di Jateng diikuti oleh 21 daerah. Enam daerah di antaranya hanya diikuti oleh satu pasangan calon yang artinya melawan kotak kosong. Enam daerah tersebut meliputi Kota Semarang, Wonosobo, Kebumen, Sragen, Grobogan, dan Boyolali.
Pasangan Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) yang diusung oleh seluruh partai di parlemen yakni PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, PSI, Demokrat, PAN, dan PKS mendapatkan suara sebanyak 716.805 atau 91,57 persen. Sementara itu kotak kosong mendapat suara sebanyak 65.972 atau 8,43 persen.
Sementara itu di Pilkada Kabupaten Wonosobo, pasangan Afif Nurhidayat-Muhammad Albar yang diusung oleh PDIP, PKB, Golkar, Demokrat, Nasdem, PAN, Hanura, dari hasil penghitungan sementara meraih 65 persen suara.
Untuk Kabupaten Grobogan, pasangan Sri Sumarni-Bambang Pujiyanto yang diusung oleh PDIP, PKB, Gerindra, Hanura, PPP, PAN, PKS, Golkar dan Demokrat mampu meraih 85,5 persen suara pada Pilkada 2020.
Pasangan Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Suroto yang diusung PDIP, PKB, Golkar, Nasdem, dan PAN Berdasarkan hasil real count versi Diskominfo Pemkab Sragen calon tunggal ini meraih 431.802 suara atau 80,20 persen suara dari total 551.557 suara.
Baca juga: Pelaksanaan Pilkada Serantak di 21 Daerah di Jateng Berjalan Aman, Tertib dan Terapkan Prokes
Sedangkan kotak kosong meraih 106.600 suara atau 19,80 persen. Data itu merupakan hasil akhir perolehan suara masuk dari 2.771 TPS.
Sementara jumlah surat suara rusak atau tidak sah tercatat sebanyak 13.441 suara. Perolehan suara paslon yang diusung parpol PDIP, Golkar, PKB, PAN, dan Nasdem itu disambut antusias dari Paslon Yuni-Suroto, Tim Pemenangan maupun parpol pengusung.
Untuk Kabupaten Kebumen pasangan Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih yang diusung partai besar seperti PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, PKS, PPP, PAN, dan Demokrat, yang diprediksi mendapat kemenangan mutlak ternyata mendapat perlawanan ketat dari kotak kosong.
Sementara berdasarkan hasil perhitungan cepat Real Count Griya Sesarengan di Posko Arif Rista hingga pukul 16.00 perolehan suara kotak kosong mencapai 102.130 atau sebanyak 38,5 persen suara yang masuk.
Sedangkan pasangan calon dari petahana Arif Sugiyanto SH dan Ristawati Purwaningsih hasil perolehan suaranya mencapai 162.876 atau 61,5 persen. Dengan jumlah suara masuk 274.925 atau 26,5 persen suara sah 265.006 dan suara tidak sah 9.919 persen.
Adapun hasil perolehan suara Pilkada Kabupaten Boyolali, calon tunggal pasangan Mohammad Said Hidayat-Wahyu Irawan yang diusung oleh PDIP menang mutlak lawan kotak kosong.
Berdasarkan hasil sementara penghitungan cepat yang dilakukan tim DPC PDIP Boyolali hingga pukul 16.30 WIB menyebutkan paslon Said -Irawan memperoleh sebanyak 662.068 suara atau sekitar 95,6 persen, kotak kosong 30.552 suara atau 4,41 persen dan total suara sah 692.620 suara atau 97,08 persen, suara tidak sah 20.827 suara atau 2,92 persen. (lna)

Leave a Reply