Tokoh Otomotif Senior Helmy Sungkar Tutup Usia

Foto: gridoto.com

JoSS, JAKARTA – Kabar duka datang dari dunia balap Tanah Air. Tokoh otomotif senior Helmy Sungkar tutup usia Selasa (24/11/2020) pagi. pemilik nama lengkap Helmy Sungkar Alurmei ini wafat di usia 68 tahun.

Sebelumnya pada tanggal 20 Oktober lalu, Helmy baru keluar dari rumah sakit setelah beberapa lama dirawat.

Kabar duka tersebut diungkapkan oleh pasangan pembalap Rifat Sungkar dan artis peran Sissy Prescillia. Helmy Sungkar merupakan ayah dari Rifat Sungkar. Melalui unggahan di akun Instagramnya, dia menunggah ulang ucapan duka dari akun @harisutt. “Innalilahi Wainallilahi Rojiun. Telah berpulang Helmy Sungkar Alurmei Selasa 24 November 2020 pukul 06:10 WIB. Mohon doa dari jauh untuk mengiringi kepergian om Helmy,” tulis unggahan tersebut.

Di Instastory berikutnya, Rifat juga membagikan ulang unggahan rekan sesama pembalap, Harlan Fadhillah yang menandai dirinya. “Innalilahi Wainallilahi Rojiun, selamat jalan Om Helmy Sungkar, Insyaallah khusnul khotimah, terima kasih untuk semua kebaikan om. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan om,” tulis Harland.

Helmy Sungkar adalah mantan pembalap nasional dan promotor olahraga otomotif. Kecintaanya terhadap dunia otomotif juga diikuti keluarga Helmy yang turut berkecimpung di dunia otomotif, yakni putranya Rifat Sungkar hingga Rizal Sungkar. Saat masih sehat, Helmy Sungkar sangat banyak mempromotori kegiatan olahraga otomotif nasional, terutama balap motor.

Helmy Sungkar sangat populer dengan Trendy Promo Mandira (TPM) yang didirikannya sejak sejak 1980-an sebagai event organizer balap motor dan mobil. Balapan nasional dan balapan dunia sudah pernah ditangani Helmy sebagai otak utama TPM.

Baca juga: Hendak Selebrasi Setelah Gol, Ricky Yakobi Jatuh Dan Meninggal Dunia

Salah satu kategori penghargaannya adalah Lifetime Achievement. Penghargaan tersebut dianugerahkan kepada sosok yang dianggap berjasa terhadap perkembangan industri sepeda motor dan pendukungnya di Indonesia.

Dilansir dari motorplus.gridoto.com,  atas kontribusinya, Helmi Sungkar terpilih untuk menerima penghargaan tersebut.

Sejak 1975, ia berkiprah mempromotori berbagai ajang balap. Pada tahun 2014, ia resmi mundur dari dunia promotor balap.  Alasan kesehatan dan usia menjadi pertimbangan bagi dirinya untuk pensiun dari dunia yang melambungkan namanya sebagai salah satu tokoh otomotif Indonesia.

“Ini sesuatu yang pernah saya bayangkan sebelumnya. Perjuangan saya tidak terasa, baru terasa setelah kini saat pakai kursi roda,” kata Helmy saat menerima penghargaan April tahun 2018.

“Walau piala ini yang paling kecil, tapi terasa sebagai yang paling berat dan berharga. Sebab, seolah telah terisi oleh berbagai pengalaman selama lebih dari 40 tahun,” pungkasnya.

Sebagai tokoh balab, dia berharap para pembalap nasional yang berlaga di berbagai kejuaraan sekarang bisa menjadi contoh.

“Menjadi contoh untuk tertib dan bertanggung jawab. Agar ditiru para pengguna motor harian sehingga kecelakaan di jalan bisa berkurang,” tuturnya kala itu. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*