UNDIP Raih Peringkat ke 4 Nasional dalam THE World University Rankings

Foto: kampusundip.com

JoSS, SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) meraih posisi ke 4 secara nasional dalam pemeringkatan yang dilakukan oleh Times Higher Education (THE) World University Rankings 2020. Lembaga pemeringkatan dunia ini mencakup hampir 1.400 universitas di 92 negara, berdiri sebagai peringkat universitas terbesar dan beragam.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Pemeringkatan Universitas Diponegoro Prof Dr Denny Nugroho S., ST., M.Si., saat menyampaikan paparannya dalam Talkshow Penguatan Jejaring Alumni Undip 2020 Seri ke 2 dari 7 sesi yang diagendakan.

“Alhamdullilah ini, secara mengejutkan Undip yang belum pernah masuk 10 besar, baru saja tadi diumumkan meraih peringkat ke 4 secara nasional dalam pemeringkatan yang dilakukan Times Higher Education (THE) World University Rankings 2020. Untuk skala internasional Undip berada di posisi 1001+,” katanya pada  Rabu (2/9) malam.

Diketahui, dalam melakukan pemeringkatannya THE World University Rankings 2020 ini menggunakan 13 indikator kinerja yang dikalibrasi dengan hati-hati untuk memberikan perbandingan yang paling komprehensif dan seimbang, yang dipercaya oleh mahasiswa, akademisi, pemimpin universitas, industri, dan pemerintah.

Prof Deni menuturkan, hal ini tidak lepas dari kerja keras seluruh sivitas akademika Undip dan peran serta alumni yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Amumni (IKA) Undip. Sinergi yang terkalin antara alumni dan almamater berperan penting dalam mendongkrak branding dan menempatkan Undip apda posisi bergengsi.

Peran serta alumni juga dapat dilihat dalam pemeringkatan yang dilakukan QS World Graduate Employability Rangking yang menempatkan Undip pada posisi ke 3 nasional dan 301+ posisi di Asia sebagai universitas yang lulusannya tercepat mendapatkan pekerjaan.

“Peran serta alumni sangat luar biasa, disini kita bisa menunjukkan bahwa alumni ini menjadi salah satu pilar utama kemajuan Undip,” ujarnya.

Baca juga: Gedung Kampus PSDKU UNDIP di Batang Mulai Dibangun, Bakal Jadi Role Model

Ketua Umum DPP IKA Undip DR Maryono, SE., MM mengatakan peran alumni dalam meningkatkan branding almamater sangat penting, baik dalam kancah nasional maupun internasional. Untuk itu, penguatan jejaring alumni Undip dengan almamater harus terus ditingkatkan, sehingga emnjadi sebuah korporasi besar yang kuat.

“Malam ini peserta Talk Show ini ada 1.200 alumni, dan pada forum mendatang akan terus bertambah dan semakin aktif. Sehingga manfaat sinergi antara alumni dan almamater dapat lebih optimal,” ujarnya.

Dia menambahkan peran serta alumni terhadap almamater dalam mendukung program pemerintah yakni Kampus Merdeka, dapat dilihat dari peluncuran Gedung Kampus Vokasi Undip yang merupakan kerjasama dengan alumni.

“Kita semua ikut bangga, atas Kampus Vokasi Undip yang diresmikan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Ini merupakan kerjasama nyata alumni dengan almamater,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Maryono ada juga alumni di Banten yang menginisiasi program sertifikasi bagi tenaga las. “Peranserta yang demikian ini yang kedepan diharapkan akan semakin intens dengan adanya forum-forum semacam ini,” tuturnya.

Plt Warek 3 Undip Dwi Cahyo Utomo, SE., M.A., Ph.D. Akt mengatakan kegiatan ini diprogramkan berseri, terkait dengan bagaimana Undip akan menata kembali membangun suatu peradaban baru terkait pengelolaan alumni maupun pengelolaan Undip secara lebih mendasar.

“Forum ini membahas tentang bagaiamana Undip akan menghadapi persaingan global, persaingan antar Perguruan Tinggi Negeri (PTN)  maupun PT level internasional. Hal ini tidak bisa lepas dari alumni. Hal ini sangat terkait dengan program mendikbud Kampus Merdeka. Di mana para mahasiswa bisa terkait langsung atau bergabung dengan dunia industry,” ujarnya.

Dia menambahkan peran alumni sangat strategis untuk satu sinergi bagaimana Undip akan mengembangkan secara institusi pengambangan bisnis, kerjasama lain yang lebih terstruktur dan sistematis. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*