[widget id="text-5"]

UNDIP dan Pemkot Semarang Bersinergi Guna Tekan Penyebaran Covid-19

Universitas Diponegoro | Foto: google

JoSS, SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) Semarang bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam menekan jumlah kasus Covid-19. Kerja sama itu berupa penelitian dan pengembangan teknologi robot yang diimplementasikan di gedung-gedung pemerintahan di Kota Semarang.

Adapun hasil inovasi Universitas Diponegoro diantaranya Robot medis, berfungsi untuk mengurangi kontak antara tenaga medis dengan pasien Covid-19. Robot Wisuda yang digunakan saat wisuda online untuk menggantikan kehadiran fisik wisudawan wisudawati, sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Serta alat penjernih udara Zeta Green yang mampu membunuh virus, bakteri dan jamur serta mampu menghambat penyebaran penyakit, membantu kesembuhan penyakit akibat virus, bakteri maupun jamur.

Robot medis dan robot wisudawan ini merupakan inovasi dari Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi CBIOM3S Universitas Diponegoro. Sedangkan Zeta Green merupakan produk dari Teaching Industry Universitas Diponegoro dan Dipo Technology.

Menindaklanjuti pertemuan awal tersebut, pada hari ini Rabu (16/9/2020) dilaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama Antara Pemkot Semarang dengan UNDIP Tentang Dukungan Penelitian dan Pengembangan Teknologi dalam Rangka Penanganan Pandemi Covid 19 di Kota Semarang.

Dr. Dwi Cahyo Utomo,SE.,M.A.,Ph.D. selaku Plt. Wakil Rektor Komunikasi dan Bisnis Undip mengatakan robot untuk membantu pelayanan masyarakat ini nantinya akan ditempatkan di kantor Walikota (Gedung Balaikota Semarang), Gedung Perpustakaan Daerah, Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Semarang.

Baca juga: Tingkatkan Layanan Kuliah Online, UNDIP Gandeng Bank Jateng Bentuk Smart Classroom

“Tak hanya robot-robot yang ditempatkan di sejumlah kantor pemerintahan, namun juga juga Zeta Green yang berfungsi menyerap udara kotor,dan membunuh bakteri dan virus akan sangat membantu percepatan penanganaan pandemi Covid di kota Semarang,” katanya.

Menurut dia, robot yang diberikan berbentuk robot medis. Nantinya robot itu berfungsi mengurangi kontak antara tenaga medis dengan pasien Covid-19. Adapun robot yang dibangun pernah menangani wisuda, robot itu digunakan saat wisuda online untuk menggantikan kehadiran fisik wisudawan wisudawati, sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran Covid-19.

“Sedangkan Zeta Green merupakan produk dari Teaching Industry Universitas Diponegoro dan Dipo Technology,” jelasnya, dilansir dari undip.ac.id.

Sementara itu, dalam kerjasama ini, Pemkot Semarang memberikan dana hibah. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan, bentuk dukungan yang akan diberikan Pemkot Semarang ke Undip adalah dana hibah penelitian. Tujuan penitian ini untuk lebih menyempurnakan fungsi robot-robot isu sesuai dengan kebutuhan.

“Kami pemerintah kota Semarang, membutuhkan robot pelayan masyarakat di mana robot ini untuk melayani masyarakat yang ingin menemui wali kota, misalnya mengantarkan surat dari warga untuk walikota. Jadi tidak ada tatap muka langsung tetapi diwakili oleh robot dan komunikasinya melalui layar pada robot. Ini salah satu bagian dari upaya pencegahan Covid,” kata Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang.

Robot medis juga sudah diujicobakan di salah satu rumah sakit penanganan di kota Semarang. Pada saat ada robot medis, fungsi tenaga medis bisa tergantikan, antara lain seperti mengantarkan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pasien lainnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]