Ratusan Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Puncak Arus Balik Diprediksi Minggu

Ilustrasi kemacetan lalu lintas | Foto ANTARA/indozone.id

JoSS, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 317.154 kendaraan meninggalkan Jakarta selama 2 hari, yaitu pada H-1 dan hari H Tahun Baru Islam 1442 H atau selama 19—20 Agustus 2020). Diperkirakan seluruh kendaraan mudik dalam periode libur panjang Agustus 2020 akan kembali di hari Minggu (23/8) yang merupakan puncak arus balik.

Dwimawan Heru, Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga Tbk. (JSMR) mengatakan menjelaskan hampir setengah dari jumlah total kendaraan mudik belum kembali ke Jakarta dan memiliki potensi besar untuk kembali serentak pada hari Minggu (23/8/2020).

“Masih ada 41,2 persen yang belum kembali ke Jakarta, belum lagi ditambah dengan kendaraan yang akan melakukan mudik gelombang kedua hari ini dalam rangka libur Tahun Baru Islam 1442 H. Nantinya, seluruh kendaraan mudik dalam periode libur panjang Agustus 2020 kami prediksi akan kembali di hari Minggu (23/8) yang merupakan puncak arus balik,” katanya dalam keterangan tertulis.

Adapun jumlah kendaraan yang tercatat keluar Jakarta tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa gerbang tol (GT) barrier/utama, yaitu GT Cikupa (arah barat), GT Ciawi (arah selatan), dan GT Cikampek serta GT Kalihurip Utama (arah timur).

Dia menjelaskan total volume lalin yang meninggalkan Jakarta ini naik 32,20 persen jika dibandingkan dengan lalin normal.

“Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta dari ketiga arah tersebut mayoritas sebanyak 49,92 persen menuju arah timur, 26,52 persen menuju arah barat, dan 23,56 persen menuju arah Selatan,” ujarnya.

Jasa Marga mengimbau agar pengguna jalan tol agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol.

Sebelumnya, volume lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) menuju arah Cikampek yang terus meningkat saat ini mendorong perpanjangan rekayasa lalu lintas contraflow.

Baca juga: Berubah Lagi, Pematokan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo Dimulai Dari Jembatan Susun Puwomartani

Contraflow semula diberlakukan di Km 47 hingga Km 53, saat ini diperpanjang menjadi Km 47 sampai dengan Km 61 sejak pukul 10.00 WIB.

General Manager Representative Office 1, Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati, menjelaskan dengan diberlakukannya contraflow ini diharapkan dapat mencairkan kepadatan yang terjadi di titik pertemuan Japek Elevated dan Jalan Tol Japek di Km 48.

“Pemberlakuan contraflow ini merupakan diskresi Kepolisian. Untuk mendukung kelancaran contraflow, Jasa Marga menyiagakan petugas dan penyiapan rambu-rambu,” ujarnya dalam siaran pers Kamis (20/8/2020).

Jasa Marga pun mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kerumunan atau kepadatan di rest area.

Selain itu, masyarakat juga diminta selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan.

Adapun, pada Rabu (19/8/2020) Jasa Marga mencatat sebanyak 293.209 kendaraan kembali menuju Jakarta pada hari H1 dan H+1 libur panjang hari Kemerdekaan Republik Indonesia (17-18 Agustus 2020).

Jumlah total kendaraan pada arus balik ini hanya sebesar 58,8 persen dari total kendaraan yang keluar Jakarta pada periode 3 hari arus mudik HUT RI Ke-75 lalu (14-16 Agustus 2020). (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*