
JoSS, SEMARANG – PT KAI mulai membuka kembali layanan perjalanan kereta api jarak jauh menyusul makin meningkatnya permintaan masyarakat. Tahap awal pengoperasian jadwal kereta jarak jauh bakal dilakukan pada akhir pekan.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro di Semarang, Selasa, mengatakan, kereta tujuan Bandung yang akan kembali dioperasikan adalah KA Harina jurusan Bandung-Surabaya via Semarang.
Ia menjelaskan KA Harina tujuan Bandung akan diberangkatkan pada tanggal 9, 16, 23, dan 30 Agustus 2020.
Sementara untuk tujuan Surabaya akan diberangkatkan pada tanggal 8, 15, 22, dan 29 Agustus 2020.
“Pengoperasian kembali kereta ini berdasarkan pertumbuhan minat masyarakat terhadap moda transportasi ini,” katanya, seperti dikutip dari Antara.
Selain KA Harina, kata dia, kereta jarak jauh yang kembali beroperasi dengan melintas di wilayah Daop Semarang ini yakni KA Matarmaja jurusan Jakarta-Malang.
Dengan pengoperasian dua kereta jarak jauh tersebut, lanjut dia, total sudah 35 KA yang sudah beroperasi kembali di masa adaptasi kebiasaan baru pandemi COVID-19 di wilayah Daop 4 Semarang.
Selama Juli 2020, lanjut dia, sudah ada 79.708 penumpang berbagai kereta berbagai tujuan di wilayah Daop 4 Semarang yang sudah kembali menggunakan layanan moda transportasi ini.
Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya kembali menambah operasional kereta jarak menengah/jauh secara bertahap untuk mengantisipasi jumlah penumpang yang terus meningkat.
Baca juga: KA Sawunggalih dan Wijayakusuma Beroperasi Terbatas, Catat Jadwalnya
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan pada Agustus ini pihaknya menambah 6 perjalanan kereta jarak menengah/jauh yang mulai dioperasikan pada akhir pekan ini.
“Sebelumnya kereta api ini sempat dihentikan sementara operasionalnya karena kondisi pandemi. Namun secara bertahap kita buka layanan angkutan kereta sesuai kondisi,” jelasnya, Selasa (4/8/2020).
Adapun 6 kereta api jarak menengah/jauh yang kembali beroperasi itu di antaranya KA Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasarturi – Gambir Jakarta), KA Harina (Surabaya Pasar Turi – Cirebon – Bandung), KA Matarmaja (Malang – Pasar Senen), KA Pasundan (Surabaya Gubeng –Kiracondong Bandung), KA Wijayakusuma (Surabaya Gubeng – Cilacap), KA Wijaya Kusuma (Surabaya Gubeng – Ketapang).
Suprapto menambahkan dengan dioperasikan kembali layanan kereta jarak menegah dan jauh itu maka KAI Daop 8 secara total telah mengoperasikan sebanyak 51 perjalanan KA yang terdiri dari 36 KA lokal, dan 15 KA jarak menengah/jauh.
“Dalam kondisi normal atau sebelum pandemi, kami mengoperasikan sebanyak 86 KA penumpang, yang terdiri dari 41 KA jarak menengah/jauh dan 46 KA lokal. Namun saat ini baru 51 KA saja yang dioperasikan,” imbuhnya.
KAI Daop 8 mencatat, pada Juli 2020 telah melayani sebanyak 111.008 penumpang terdiri dari 20.993 penumpang KA jarak menengah/jauh dan 90.015 penumpang KA Lokal. Jumlah tersebut naik 62,5 persen dibandingkan dengan volume penumpang pada Juni 2020 sebesar 69.426 penumpang yang terdiri dari 5.936 penumpang KA jarak menengah/Jauh dan 63.490 penumpang KA Lokal.
“Adanya peningkatan jumlah penumpang saat re-opening ekonomi di masa pandemi ini dipengaruhi oleh faktor libur Hari Raya Idul Adha, penambahan jadwal perjalanan, undian berhadiah, diskon tiket hingga layanan rapid test harga terjangkau di stasiun,” pungkasnya. (lna)

Leave a Reply