Jatim Bakal Gelar Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dan Berjenjang 18 Agustus

Penyemprotan disinfektan di salah satu sekolah di Surabaya | Foto: Dok. Pemkot Surabaya/humas.surabaya.go.id

JoSS, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berencana menggelar uji coba pembelajaran tatap muka terbatas pada jenjang SMA/SMK/SLB. Jadwal uji coba pembelajaran tatap muka tebatas dilakukan secara bertahap mulai 18 Agustus sesuai dengan kondisi dan kesiapan sekolah.

Hal itu tertuang dalam dalam surat keputusan yang ditujukan ke Bupati/Wali Kota se-Jatim. Ada sejumlah poin pokok dalam rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut.

Pada poin pertama, keputusan ini didasari adanya keinginan dan antusiasme yang tinggi dari siswa dan orang tua/wali siswa agar siswa dapat segera kembali belajar di sekolah masing-masing.

Kedua, uji coba dilakukan terbatas dan hati-hati dengan menjadikan prinsip keselamatan jiwa dan raga warga belajar beserta keluarganya sebagai prinsip utama, melalui penerapan sepenuhnya protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Baca juga: DIY Minta Pusat Beri Keleluasaan Daerah Gelar KBM Tatap Muka

Ketiga, kepala cabang dinas pendidikan berkoordinasi dengan Pemkab/Pemkot dan atau gugus tugas terkait rencana uji coba pembelajaran.

Keempat, pemda, dinas pendidikan, sekolah dan masyarakt bersama-sama menjaga marwah institusi pendidikan dengan menghindarkan sekolah dari stigma negatif (negatif framing) oleh media massa dan media sosial melalui penerapan protokol kesehatan secara disiplin.

Kelima, uji coba pembelajaran akan dilakukan melalui perpaduan pembelajaran dari rumah dalam jaringan (online) dan luar jaringan (offline), sehingga siswa akan dijadwalkan secara bergantian untuk hadir di sekolah.

“Untuk sekolah di zona kuning tidak lebih dari 50 persen dan daerah dengan zona oranye tidak lebih dari 25 persen setiap harinya dari kapasitas tersedia,” tulis Khofifah dalam surat bertanggal 9 Agustus tersebut, seperti dikutip dari Antara.

Sedangkan untuk daerah dengan kategori zona merah tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh/belajar dari rumah.

Keenam, jadwal uji coba pembelajaran tatap muka tebatas dilakukan secara bertahap mulai 18 Agustus sesuai dengan kondisi dan kesiapan sekolah. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*