JoSS, SOLO – Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo mendorong mahasiswanya untuk memulai usaha saat masih kuliah serta aktif menangkap peluang usaha yang ada agar tetap produktif. Harapan itu disampaikan Ketua Group Riset Seni, Budaya, dan Industri Kreatif (GRSBIK) UNS, Dr Supriyadi SN SU, pada “Pelatihan E-Marketing Sarjana Masa Tunggu”.
Sebagai lembaga yang dibentuk untuk mendorong kreativitas dan kemampuan wirausaha mahasiswa, GRSBIK UNS terus melakukan upaya, termasuk mengadakan pelatihan agar para mahasiswa bisa produktif. Karena kondisi pandemi, maka dipilih kegiatan pelatihan dalam format webinar menggunaan fasilitas zoom meeting.
Menurut Supriyadi, pelatihan hanya salah satu cara membangun semangat berusaha di kalangan mahasiswa. Ada cara lain yang banyak diminati, yakni testimoni dari pelaku usaha yang dianggap berhasil. “Agar mahasiswa bisa produktif dan mampu menangkap tantangan menjadi peluang, kami memadukan pelatihan dengan mendatangkan mentor dari pelaku usaha yang sukses,” jelasnya, Selasa (28/7/2020).
Baca juga: 90 Pasien Positif COVID-19 di Rumah Sakit UNS Sembuh
Pada “Pelatihan E-Marketing Sarjana Masa Tunggu” yang digelar Senin (27/7/2020) menghadirkan beberapa narasumber yakni Novi Bayu Darmawan selaku CEO Kampung Marketer, Ahmad Mufid yang merupakan Owner Moe Moe Helm, serta Addin Kurnia Putri SSos MA selaku Dosen Program Studi (Prodi) Sosiologi UNS. Bertindak sebagai moderator, seperti dilansir uns.ac.id, adalah Imam Mahmud, mahasiswa Pascasarjana Sosiologi UNS.
Acara diadakan secara daring melalui aplikasi zoom meeting, dimulai pada pukul 13.00 WIB hingga 15.30 WIB. Dalam pemaparannya, Novi Bayu mengungkapkan perjalanannya mengenai canvas business yang bisa dimaksimalkan oleh pelaku usaha pemula. Canvas business menjadi pilihan yang tepat bagi pemula dapat sebagai penangkap peluang usaha, juga berperan untuk menganalisis bisnis yang akan dijalankan.
Sedangkan Owner Moe Moe Helm, Ahmad Mufid, menuturkan bagaimana menggunakan marketplace dalam penjualan daring serta media sosial untuk mendorong usaha yang dijalankan. Untuk marketplace, Mufid melihatnya sbgai upaya memaksimalkan penjualan daring. (*/wid)

Leave a Reply