Undip Ranking 3 Nasional Alumninya Paling Dicari Dunia Kerja

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undip Prof. Budi Setiyono, S.Sos., M.Pol.Admin.,PhD saat live Instagram Kampus Chek | Foto: istimewa

JoSS, SEMARANG – Bagi Anda yang hendak mencari tempat kuliah, pilihlah universitas yang lulusannya paling dicari dunia kerja. Universitas Diponegoro ranking ke 3 nasional tercepat lulusannya mendapatkan pekerjaan, berdasarkan lembaga pemeringkat internasional QS.

Hal itu diungkapkan Rektor Undip Prof.Dr. Yos Johan Utama, SH., M.Hum saat live Instagram Kampus Chek di Detik.com. Rektor menyatakan dari 4.700 universitas di Indonesia, Undip masuk di 6 besar Universitas terbaik nasional.

Adapun untuk lulusan yang paling cepat mendapatkan pekerjaan, lanjutnya dari 6 perguruan tinggi di Indonesia yang masuk dalam lembaga rangking universitas Internasional, Undip di urutan ke tiga setelah ITB dan BINUS.

Yos menuturkan, Undip disukung oleh 50 perusahaan besar dengan penyediaan lapangan kerja sebanyak 20.000 orang, sedangkan lulusan Undip pertahun rata-rata 11.000 orang.

“Nah yang penting bagi calon mahasiswa adalah pilihlah perguruan tinggi yang lulusannya paling cepet dapat pekerjaan. Kalau kampusnya mentereng tapi lulusannya nganggur ya buat apa? Undip ke tiga tercepat yang lulusannya dapat pekerjaan. Didukung puluhan perusahaan besar yang mampu menmpung 20.000 pekerja, sedangkan lulusan Undip 11.000 pertahun, jadi amanlah,” kata Prof Yos.

Sementara itu, soal biaya kuliah Prof Yos menekankan bagi calon mahasiswa untuk tidak takut kuliah di Undip, karena Undip menyediakan berbagai program beasiswa dan program magang kerja yang digaji sekitar Rp1 juta per bulan.

Hal senada diungkapkan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undip Prof. Budi Setiyono, S.Sos., M.Pol.Admin.,PhD, bahwa Undip bekerjasama dengan 45 institusi penyedia beasiswa yang menyediakan kuota hampir 11.000 mahasiswa dengan total dana yang disalurkan mencapai Rp65 miliar.

Baca juga: Undip Siapkan Sejumlah Prodi Berbasis Market Demand

Dia menambahkan bantuan tersebut terdiri dari beberapa skema yakni, bantuan tunai setiap bulan, bantuan uang kuliah, maupun bantuan yang lebih spesifik. Bantuan ini diberikan bagi mahasiswa kurang mampu yang mengajukan, atau bagi mahasiswa yang berprestasi dibidang akademik maupun bidang tertentu.

“Yang spesifik ini contohnya, bapaknya barusan di PHK dan belum mendapatkan pekerjaan, nah ini kita ajukan bantuan untuk beberapa bulan atau semester,” ujarnya.

Selain itu, Undip juga memiliki jaringan alumni yang menyediakan dana beasiswa bagi adik-adik kelas yang membutuhkan. Setiap tahun, jaringan alumni mencari mahasiswa kurang mampu untuk dibiayai kuliahnya.

Sementar itu, bagi mahasiswa dari luar kota, Prof Budi mengatakan Undip menyediakan Rusunawa bagi mahasiswa dengan biaya sewa yang berfariasi mulai dari Rp300 ribu perbulan untuk sharing kamar, hingga Rp1 juta bagi mahasiswa yang membutuhkan fasilitas lebih.

Ada juga kamar dengan standar Internasional yang diperuntukkan bagi mahasiswa asing yang ingin tinggal di rusunawa. Diketahui mahasiswa asing dari 32 negara yang menempuh pendidikan di Undip.

Sebagai pemandu acara ini Ara dan Dhila yang merupakan alumni Undip Jurusan Komunikasi menyatakan bangga sebagai alumni Undip. Beberapa tokoh penting negeri ini sebut saja Prof. Muladi yang menjabat di  3 kementerian sekaligus menteri Hukum dan HAM, Hakim Agung, dan Kejaksaan. Selanjutnya ada  Muhamad Nazir mantan Menristek Dikti, kemudian Mantan Mendagri Tjahyo Kumolo yang kini menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Orang terkaya di Indonesia, Budi Hartono pemilik PT Djarum adalah alumni Jurusan Ekonomi dan Bisnis Undip. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*