Sempat Membaik, Lettu Vira Yudha Korban Helikopter MI-17 Akhirnya Meninggal Dunia

Pemakaman Lettu Vira Yudha Korban Helikopter MI-17 | Foto; youtube kompastv

JoSS, SEMARANG – Lettu Cpn Vira Yudha, salah satu dari 6 korban selamat dalam peristiwa jatuhnya Helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat pada Sabtu (6/6) yang sepekan dirawat di RSUP Kariadi Semarang, akhirnya meninggal dunia.

Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad) Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso memimpin upacara pemakaman Lettu Cpn Vira Yudha di TPU Kembangarum Semarang, Minggu, yang meninggal dunia pada Sabtu (13/6) malam.

Lettu Vira meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif di RS Dr.Kariadi Semarang. Menurut Teguh, almarhum meninggal dunia setelah mengalami masalah pada paru-paru. “Almarhum ini salah satu korban selamat yang sempat membaik kondisinya di awal perawatan,” katanya, seperti dikutip dari Antara.

Namun, lanjut dia, permasalahan pada fungsi paru-paru dan ginjal yang menyebabkan kondisi almarhum belum membaik. Almarhum Lettu Vira meninggalkan seorang istri dan seorang putra.

Dengan meninggalnya Lettu Vira, jumlah prajurit TNI yang menjadi korban tewas jatuhnya Heli MI-17 menjadi 5 orang. Diketahui helikopter yang ditumpangi sembilan prajurit TNI jatuh di area Kawasan Industri Kendal pada Sabtu (6/6) sore.

Baca juga: Masyarakat Khawatir Layanan Kesehatan Tidak Mampu Menampung Korban COVID-19

Sebelumnya, empat prajurit yang tewas seketika dalam peristiwa tersebut masing-masing Lettu Wisnu Tia Aruni, Kapten I Kadek Suardiasa, Kapten Fredy Vebryanto Nugroho, dan Kapten Yulius Hendro.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus menyebutkan, Helikopter MI-17 milik TNI AD yang jatuh di area Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, pada Sabtu, dalam kondisi baik.

“Helikopter dinyatakan dalam kondisi baik sebelum terbang, karena saat dilaksanakan Pre-flight Check tidak ditemukan hal-hal menonjol,” kata Nefra dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, pekan lalu.

Selain itu, misi latihan terbang endurance pertama (sebelum misi ke-2) juga berjalan dengan aman. Menurut dia, Helikopter dengan nomor registrasi HA 5141 tersebut sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari program Pendidikan Calon Perwira Penerbang 1.

“Sekitar jam 12.35 siang tadi, Helikopter ini melaksanakan misi latihan terbang endurance kedua dengan materi terbang Tactical Manuver,” ujar Nefra.

Namun, lanjut Jenderal bintang satu ini, sekitar pukul 13.40 WIB Helikopter MI-17 ini jatuh di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*