JoSS, JAKARTA – Dalam dua hari terakhir, ada yang baru dalam konferensi pers di gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kehadiran dokter Reisa Kartikasari Broto Asmoro memberikan nuansa baru dalam penyampaian informasi seputar penanggulangan Covid-19.
Ternyata dokter cantik yang biasa tampil di salah satu stasiun televisi swasta dalam program kesehatan itu didapuk menjadi tim komunikasi publik Gugus Tugas Covid-19. Hal itu dikonfirmasi oleh Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman.
Dalam keterangan tertulisnya, Fajrul mengatakan Reisa akan membantu juru bicara pemerintah khusus penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, memberikan informasi kepada publik.
“Dokter Reisa secara resmi adalah tim komunikasi publik gugus tugas Covid-19, sedangkan dokter Yurianto adalah jubir Covid-19,” ujarnya.
Nantinya, kata Fadjroel, baik Yurianto maupun Reisa akan saling memberi informasi dan edukasi ke publik terkait penanganan Covid-19. “Keduanya bahu membahu memberikan informasi dan edukasi ke publik,” katanya.
Informasi ini juga disampaikan Fadjroel melalui akun Twitternya @fadjroeL. Ia mencuitkan ada dua jubir Covid-19 saat ini yakni Yurianto dan Reisa.
Reisa diketahui diperkenalkan sebagai tim komunikasi gugus tugas pada Senin (8/6) kemarin saat konferensi pers perkembangan harian Covid-19. Yurianto menyatakan bakal didampingi Reisa untuk menyampaikan informasi penanganan Covid-19. Menurut Yurianto, Reisa termasuk dokter yang selama ini aktif mengedukasi pencegahan Covid-19.
“Saya akan ditemani seorang dokter yang selama ini telah aktif terlibat dalam edukasi pencegahan Covid-19 sekaligus bagian dari tim komunikasi publik,” kata Yurianto.
Baca juga: Chef Juna dan Tamara Bleszynski Kepergok Berduaan di Kelab Malam, Netizen Mendukung!
Dokter Reisa selama ini dikenal sebagai dokter sekaligus public figure. Ia merupakan finalis Puteri Indonesia tahun 2010. Sebelum ada Reisa, selama ini Yurianto selalu tampil sendirian saat memberikan informasi soal kasus corona di Indonesia.
Di akun twitter dia juga menyampaikan terimakasih pada salah satu akun yang mengucapkan selamat atas bergabungnya dia dalam tim komunikasi gugus tugas tersebut.
Dikutip wikipedia, Reisa Broto Asmoro (lahir dengan nama Reisa Kartikasari di Malang, 28 Desember 1985) adalah dokter Indonesia yang juga merupakan Puteri Indonesia Lingkungan dan Puteri Indonesia 2010.
Reisa adalah seorang dokter sekaligus seorang model di mana ia menempuh pendidikan kedokterannya di Universitas Pelita Harapan dan Universitas Indonesia. Ia memulai karier di dunia hiburan sejak masih di bangku SMA.
Pernah mengikuti ajang pemilihan gadis sampul, masuk menjadi salah satu model di Look Models Agency, serta membintangi beberapa iklan di Indonesia dan Asia. Setelah lulus dan bekerja di RS Polri Raden Said Soekanto Kramat Jati, ia banyak berkecimpung di dunia forensik.
Bahkan menjadi salah satu anggota DVI (Dissaster Victim Identification) yang salah satunya terlibat dalam proses investigasi korban Sukhoi dan beberapa bom terorisme di Jakarta.
Tahun 2010 ia mengikuti kontes Puteri Indonesia, perwakilan dari provinsi D.I Yogyakarta. Dalam kontes nasional tersebut, ia meraih posisi juara kedua, yang memberikannya gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2010.
Ia juga mewakili Indonesia dalam kontes Miss International 2011 yang berlangsung mulai tanggal 20 Oktober 2011 dan final pada tanggal 7 November 2011 di kota Chengdu, China. Dalam ajang ini, Reisa mengusung isu tentang perdamaian dunia serta kebudayaan Indonesia.
Dia juga mengusung tema tentang Pray For Japan, pasca kejadian Gempa Bumi & Tsunami Jepang, 11 Maret 2011 lalu. Ia juga mendapatkan penghargaan sebagai Duta Energi Bersih. (lna)

Leave a Reply