JoSS, SEMARANG – Dinas Pendidikan Jateng membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi SMA/SMK di Jateng untuk Tahun Ajaran 2020/2021 secara online mulai hari ini Rabu (17/6) hingga Kamis (25/6).
Kepala Dinas Pendidikan Jateng, Jumeri mengatakan pendaftaran dibuka secara online mengingat saat ini masih dalam masa pandemi virus corona. Dia menegaskan tidak ada tatap muka baik calon siswa maupun orang tua murid di sekolah. Selain itu ada, pakta integritas yang harus diisi.
“Kami sudah melakukan uji coba, tidak ada tatap muka, namun semua data di-upload. Hanya saja, nanti pada saat daftar ulang di tanggal 1-8 Juli kita mengundang siswa untuk melihat pakta integritas yang dibuat. Namun itu akan dilihat sesuai protokol kesehatan,” katanya, seperti dikutip dari Detik.com.
Pendaftaran PPDB Jateng bisa dilakukan lewat website https://ppdb.jatengprov.go.id/ dengan mengikuti ketentuan prosedur di website tersebut.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan agar orangtua siswa tidak berbuat curang dengan memalsukan data calon siswa. Ia menegaskan jika ketahuan datanya palsu ketika siswa sudah diterima, maka siswa tersebut bisa langsung dikeluarkan.
“Saya ingatkan, terutama orang tua menjaga integritas. Jika data sesuai kenyataan, maka siswa itu akan dicoret meskipun dia telah diterima,” kata Ganjar, belum lama ini.
Baca juga: Dinkes Jateng Lakukan Verifikasi 1.600 Anak Nakes Jalur Afirmasi di PPDB
Untuk diketahui, bagi calon peserta didik dari keluarga miskin tidak perlu lagi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) karena sudah terintegrasi dengan data milik Kementerian Sosial. Selain itu juga dari data pemegang kartu PKH, KIP, dan Kartu Miskin
“Termasuk untuk yang miskin dulu pernah gunakan SKTM, sekarang pakai data dari Basis Data Terpadu (BDT),” jelas Ganjar.
Untuk diketahui, daya tampung SMA dan SMK di Jateng tahun 2020-2021 mencapai 208.215 siswa. Jumlah itu terdiri dari daya tampung SMA 111.547 dan siswa SMK 96.668. Jika dibandingkan tahun ajar 2019-2020 ada penyusutan sejumlah 7.941, dari daya tampung sebelumnya yang mencapai 216.156 siswa SMA dan SMK. Untuk jumlah lulusan SMP, MTs dan SMP Terbuka tahun 2020 mencapai 513.444 siswa.
Kuota penerimaan jenjang SMA jalur zonasi adalah 50 persen. Sementara itu, jalur prestasi sebanyak 30 persen, jalur afirmasi 15 persen dan terakhir jalur perpindahan orang tua sebanyak 5 persen. Kemudian untuk jenjang SMK sebanyak 80 persen adalah jalur prestasi. Sisanya sebanyak 20 persen adalah jalur afirmasi.
Dari website https://jateng.siap-ppdb.com jalur afirmasi termasuk di dalamnya yaitu anak tenaga kesehatan dan tenaga pendukungnya yang menangani langsung pasien virus corona atau COVID-19. (lna)

Leave a Reply