Elektabilitas Gibran Melejit, Survei Terakhir Capai 55%

Konferensi pers Solo Raya Polling | Foto: youtube InterMedia TV

JoSS, SOLO – Hasil poling yang dilakukan Laboratorium Kebijakan Publik Unisri Solo terhadap Gibran Rakabuming Raka selaku bakal calon wali kota pada Pilkada Solo 2020 meningkat pesat dalam setahun terakhir.

Unisri mencatat  survei terkait elektabilitas putra sulung Presiden Jokowi ini pada Juli 2019 hanya mampu bertengger di angka 13 persen. Namun pada periode 16 Juni 2020 hingga 20 Juni 2020, tingkat keterpilihan Gibran berdasarkan poling Solo Raya Polling mencapai 55 persen.

Solo Raya Polling merupakan lembaga survei di bawah asuhan Suwardi yang juga Ketua Laboratorium Kebijakan Publik Unisri Solo. Dalam setahun terakhir Suwardi sudah tiga kali melakukan survei atau poling pemetaan Pilkada Solo 2020.

Adapun pada survei kedua, Januari 2020, tingkat elektabilitas Gibran sebagai cawali di Pilkada Solo 2020 meningkat dari 13 persen menjadi 40,4 persen.

Terjadi peningkatan 307 persen pada kurun waktu dilaksanakannya survei pertama dan survei kedua. Peningkatan kembali terjadi pada survei ketiga Juni 2020.

Baca juga: Santer Isu Rekomendasi PDIP Jatuh ke Gibran, Purnomo Kecewa

Saat jumpa pers hasil survei Pemetaan Politik Pilkada Solo 2020 di Rumah Makan Pecel Solo, Selasa (23/6/2020), Suwardi mengatakan menggunakan metode survei populasi dengan 1.008 responden di 126 titik lokasi survei (TLS) pada survei ketiga.

Dikutip dari Solopos.com, Responden diambil dari penduduk Solo yang namanya masuk daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019. Penarikan sampel menggunakan teknik cuplikan random sampling dengan kerangka sampel DPT Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada TLS.

Menurut Suwardi, jumlah sampel memenuhi kriteria tingkat signifikansi sebesar 95 persen dengan kerapatan tinggi 50:50 dan magrin error 3,5 persen. Sedangkan teknik pengumpulan data survei menggunakan metode wawancara face to face.

Metode wawancara tatap muka dilakukan menggunakan instrumen data kuesioner tertutup dan alat peraga. Instrumen alat peraga yang dimaksud berupa gambar tokoh politik nasional yakni Megawati Soekarnoputri, Jokowi, dan Prabowo Subianto.

Di instrumen yang sama ada juga gambar enam tokoh (figur) di Pilkada Solo 2020 yaitu Achmad Purnomo, Teguh Prakosa, Gibran Rakabuming Raka, Bagyo Wahyono, FX Supardjo, serta Budi Prasetyo. Untuk analisis data menggunakan alat bantu software SPSS. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*