Stok Pakan Hewan Tinggal 3 Bulan Ke Depan, Kebun Binatang Semarang Tunggu Kepedulian Anda

Foto: kompasiana.com/dok. Semarang Zoo

JoSS, SEMARANG – Stok pakan hewan di Kebun Binatang Semarang atau Semarang Zoo di Mangkang diperkirakan masih bisa bertahan sekitar dua sampai tiga bulan ke depan. Selain dari anggaran yang ada, Semarang Zoo bertahan berkat bantuan pecinta satwa.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan Kebun Binatang yang merupakan perusahaan daerah itu terkena dampak pandemi COVID-19 atau Corona. Ditutupnya objek wisata tersebut karena pandemi corona sangat berdampak pada kelangsungan operasional khususnya untuk biaya pakan hewan koleksi kebun binatang itu.

“Semarang Zoo itu kan dapatkan pendapatan dari warga yang masuk, sekarang ditutup kan tidak ada pendapatan yang masuk,” kata Hendi, seperti dikutip dari Detik.com.

Ia menjelaskan sudah bertemu dengan pimpinan Semarang Zoo dan mereka meminta izin menggunakan dana cadangan untuk memberi makan koleksi hewan di sana.

Baca juga: Semarang Jadi Episentrum Baru Covid-19, Jika Warga Tak Disiplin

“Digunakan untuk berikan makanan hewan peliharaan. Bertahan sampai kapan? Paling sekitar 3 bulan,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Direktur Bonbin Mangkang, Syamsul Bahri Siregar mengatakan saat ini hewan-hewan di sana masih makan sesuai dengan porsinya. Bantuan sudah datang dari Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI).

“Masih makan sesuai porsi, kita ada beberapa bantuan, dari PKBSI 300 kg daging ayam, 10 ton rumput, 10 sak pelet, dan ada juga beberapa dari pecinta hewan,” jelas Syamsul.

Ia menjelaskan pihaknya menerima bantuan jika ada masyarakat yang ingin memberikan bantuan pangan kepada 286 ekor hewan di sana. Syamsul bersyukur masih banyak pecinta satwa yang peduli namun ia berharap pandemi ini segera berakhir.

Menurutnya, bantuan bisa langsung di serahkan ke Kebun Binatang Semarang di Mangkang. Bantuan bisa berupa daging, rumput, pellet atau pakan hewan lainnya.

“Bila mau donasi silakan, kami tidak menutup. Kami bisa terima daging atau rumput,” jelasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*