[widget id="text-5"]

Polisi Buru Ayah Yang Merekam dan Viralkan Video Anaknya Tengah Berkelahi

tangkapan layar instagram onemedsos

JoSS, SEMARANG – Video yang merekam aksi kekerasan yang dilakukan seorang anak terhadap temannya yang direkam oleh ayah pelaku, menjadi viral di media sosial. Pasalnya pelaku kekerasan (anak bercelana merah) sangat bengis menghajar teman mainnya membabi buta.

Polisi kini tengah memburu sang ayah yang merekam video kekerasan tersebut tanpa berusaha melerai.
Dalam video yang diunggah akun instagram @onemedsos tersebut, terlihat seorang anak memukuli anak lain dan menendangnya. Korban kemudian terduduk tidak berdaya.

“Viral. Tindakan tidak terpuji oleh anak bercelana merah kepada teman mainnya yg direkam oleh ayahnya sendiri (Anak bercelana merah, -Red). Info lokasi Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/5),” tulis akun tersebut dalam caption-nya.

Dari video yang beredar, aksi yang terekam 26 detik tersebut cukup disayangkan karena pelaku memukuli, termasuk menghantam bagian belakang kepala korban dengan membabi buta. Tendangan juga dilakukan hingga korban tidak berdaya.

Dari informasi di media sosial lainnya, lokasi kejadian di Desa Petet, Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Rifeld Costantine Baba mengatakan belum ada laporan resmi dari kejadian di video tersebut. Namun, dengan beredarnya video itu, penelusuran akan dilakukan.

Baca juga: Ferdian Paleka Cs Alami Perundungan Di Tahanan, Keluarga Bakal Lapor Komnas HAM

“Saat ini belum ada yang mengadukan secara resmi. Dengan ada video ini, akan kami telusuri kebenarannya dengan melibatkan personel Polsek Tuntang dan DP3A Kabupaten Semarang. Perkembangan menyusul,” kata Rifeld saat dimintai konfirmasi wartawan, Rabu (13/5) seperti dikutip dari detik.com.

Dikonfirmasi terkait video ini, Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Rifeld Constantine Baba mengaku belum dapat laporan resminya. Namun, pihaknya akan menelusuri informasi tersebut.

“Dengan ada video ini akan kami telusuri kebenarannya dengan melibatkan personel Polsek Tuntang dan DP3A Kabupaten Semarang,” ungkapnya.

Video tersebut banjir komentar dari warganet yang menyayangkan si perekam karena tak melerai perkelahian kedua bocah tersebut. Di akun @onemedsos, video itu telah dikomentari 1.296 akun dan ditonton 57.737 kali.

Tak sedikit di antaranya mengutuk perekam video tersebut. Selain itu, sejumlah netizen juga menandai akun milik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, meski aksi tersebut terjadi di Kabupaten Semarang. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]