Jenazah Didi Kempot Dimakamkan di Ngawi Dekat Makam Sang Kakak, Mamiek Srimulat

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo melayat jenazah Didi Kempot ke RS Kasih Ibu | Foto: Tono/Istimewa

JoSS, SOLO – Jagad musik Campursari Indonesia dilanda duka cita menyusul wafatnya maestro campur sari, Dionisius Didi Prasetyo.(53) atau beken dengan nama panggung Didi Kempot meninggal dunia, Selasa (5/5/2020) pagi ini. Didi meningal dunia di RS Kasih Ibu Solo.

Penyanyi yang dijuluki The Godfather of Broken Heart itu dikenal dengan lagu-lagu bertemakan patah hati. Didi Kempot merupakan putra dari seniman tradisional terkenal, Ranto Edi Gudel yang lebih dikenal dengan Mbah Ranto. Didi Kempot merupakan adik kandung dari Mamiek Prakoso, pelawak senior Srimulat.

Didik Kempot meninggalkan seorang istri Yan Vellia dan seorang putra Stanza Diva Prasetya .
Didik Kempot lahir di Solo,  31 Desember 1966 disemayamkan di rumah duka Kalurahan Banyuanyar RT 02 RW 11 Sebelah Utara Gedung Graha Saba, Banjarsari Solo selanjutnya bakal di makamkan di pemakaman keluarga di Sidowayah, Ngawi Jawa Timur makam dimana Mamiek Prakoso dan Mbah Ranto Edi Gudel dimakamkan.

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo saat melayat di RS Kasih Ibu Solo kepada wartawan,Selasa (5/5/2020) mengatakan dirinya merasa terkejut atas kepergian sang maestro Didik Kempot.

“Saya mengucapkan ikut berduka cita sedalam-dalamnya. Kota Solo kehilangan tokoh musik campursari yang melegenda. Mas Didik memiliki kepedulian luar biasa membantu pemkot Solo memutus penyebaran Covid-19 dengan pesan melalui lagu-lagunya Saya tadi malam masih telepon-teleponan beliau orangnya rendah hati dan humoris, ” ujar Rudy.

Baca juga: Lagu ‘Ojo Mudik’ Ternyata Pesan Terakhir Didi Kempot Bagi Sobat Ambyar

Rudy juga mengatakan beberapa waktu lalu membuat clips video “Ojo Mudik” dengan Didik Kempot yang sempat viral di jagad media sosial.

Menurutnya, proses wafatnya Sang Maestro jam 7.00 pagi dilarikan ke RS Kasih Ibu Solo. “Menurut dokter RS Kasih Ibu diduga mas Didik Kempot sakit jantung. Memang informasinya tadi malam mas Didik masih sibuk bekerja di studio musiknya,” ujar Walikota Solo juga dibenarkan Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Divan Fernandez.

Menurut Rudy tokoh sekaliber Didik Kempot orangnya baik, rendah hati, humoris.” Kemarin dalam telpon mas Didik mengajak saya untuk rekaman lagu clips video “Ojo Mudik” dalam bentuk compac disk. Namun Tuhan berkehendak lain, mas Didik dipanggil Tuhan terlebih dulu,” ujar Rudy sembari menitikkan air mata.

Diakui Walikota Solo tokoh Didik Kempot menjadikan kota Solo dalam status (KLB) Kejadian Luar Biasa yang mewajibkan warga untuk sering cuci tangan, jaga jarak dan tidak berkerumun terutama di wedangan yang merupakan gaya.

Akhirnya ditaati warga untuk mengubah pola hidupnya sesuai protokol kesehatan Covid-19, gegara menyimak lagu mas Didik Kempot yang berisi pesan-pesan ayo cuci tangan, jaga jarak dan jangan berkerumun terutama di wedangan yang merupakan gaya hidup warga Solo yang harus diubah saat pandemi Covid-19 inj.

Juga himbauan Ojo Mudik saat lebaran menjadikan perantau asal kota di Solo Raya tidak mudik dulu karena dikhawatirkan membawa virus Corona dari zona merah seperti Jakarta. Begitu yang dipesankan Didik Kempot dan dituruti warga penggemarnya,” ujar Rudy Walikota Solo sahabat Didik Kempot.- (ton/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*