
JoSS, SOLO – Ayam Bakar Wong Solo Grup bakal gratiskan ribuan paket makanan dan minuman untuk diberikan kepada ribuan pemudik yang di karantina di tiga lokasi karantina masing-masing Graha Wisata, Sriwedari, Solo, ndalem Joyokusuman, Gajahan,Solo dan ndalem Priyosuhartan, Sondakan, Rabu (8/4).
Pemilik Ayam Bakar Wong Solo Grup, Puspo Wardoyo mengatakan akan membantu pemerintah kota Solo untuk penanganan kasus Corona terutama untuk mensuplai makanan dan minuman bagi ribuan pemudik yang di karantina hingga pandemi Covid-19 berakhir.
“Ini kerja kemanusiaan, saya sebagai pengusaha asli Solo merasa terketuk, pemerintah jangan kerja sendiri harus libatkan kalangan pengusaha atau kalangan yang lebih mampu secara ekonomi untuk memerangi pandemi Covid-19 ini,” ujar pengusaha asli Solo ini kepada wartawan, Rabu (8/4).
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surakarta yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kota Solo, Ahyani menyambut gembira niat baik Puspo Wardoyo itu.
“Kami atas nama pemerintah kota Solo mengucapkan terima kasih. Diharapkan partisipasi masyarakat dari pak Puspo itu bakal memicu pengusaha lainnya atau kalangan masyarakat yg berlebih untuk saling bergotong royong saling bantu untuk memangani pandemi virus corona di Solo,” ujar Ahyani didampingi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Solo Tamso di Balai Kota Solo, Rabu (8/4).
Baca juga: Pemkot Solo Karantina 70 Pemudik di Graha Wisata Niaga 14 Hari
Puspo Wardoyo kepada JoSS.co.id mengatakan pihaknya merasa terketuk untuk membantu pihak pemerintah untuk bersama-sama pihak swasta dalam laitan penanganan virus corona di Solo.
Kami salah satu pengusaha asal kota Solo prihatin dengan adanya pandemi virus corona. Pengusaha agar dilibatkan, kami berupaya untuk mensuplai makanan dan minuman bagi ratusan warga yang di karantina. Berapapun jumlahnya, kami tidak memathok waktu bisa sebulan atau lebih tetap kita suplai terus menerus sesuai jadwal makan/ minum sehari tiga kali,” ujarnya.
Diakui oleh Puspo Wardoyo yang memililiki ratusan outlet ayam bakar di seluruh Indonesia, filosofi dalam sedekah yang diterapkan adalah “menjemput rejeki dgn sedekah”. “Semoga pancingan untuk membantu pemerintah kota Solo ini direspon pengusaha lainnya sehingga dengan saling melengkapi penanganan wabah Covid -19 di Solo dapat tertangani dengan baik,” ujarnya.
Puspo mengutip sejumlah hadist mengatakan keutamaan untuk bersegera dalam bersedekah. “Dengan bersedekah bala bencana penyakit bisa diredakan.Jagalah hartamu dengan zakat dan obatilah sakitmu dengan sedekah dan hadapilah segala cobaan dan bahaya dengan doa serta tawadhu (kerendahan hati),” ujar Puspo mengutip hadist yang diriwayatkan oleh HR. Abu Hurairah. (ton/lna)

Leave a Reply