Masuk Stasiun Balapan Solo, Seluruh Penumpang Dicek Suhu Tubuh

Stasiun Solo Balapan | Foto: sukasukadee.com

JoSS, SOLO – PT KAI Daops VI menerapkan peraturan baru bagi setiap penumpang yang masuk Stasiun Balapan Solo. Pemerikasaan dilakukan dengan pengecekan suhu tubuh menggunakan infra red. Kebijakan ini telah diterapkan sepekan terakhir.

Kepala Daops VI PT KAI, Eko Purwanto, pengecekan suhu tubuh tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan PT KAI proaktif dalam pencegahan virus Corona.

“Selain itu juga ada pembagian masker gratis kepada penumpang. Lalu ada kereta api inspeksi yang melakukan perjalanan dari Daops ke Daops untuk kampanye pencegahan corona,” ujarnya Jumat (6/3), di Stasiun Balapan Solo.

Eko mengatakan, PT KAI juga menerjunkan semua tim medisnya untuk melakukan pengecekan kesehatan penumpang. Selain terjun langsung dengan mendatangi penumpang, tim medis PT KAI juga membuka pos kesehatan di setiap stasiun.

“Penumpang bisa memanfaatkan pos kesehatan yang buka 24 jam. Boleh memeriksa kesehatan yang lain, meski perhatian utama saat ini ke virus Corona,” lanjutnya.

Eko menegaskan, sampai saat ini tidak ditemukan penumpang dengan indikasi Corona.

“Sampai saat ini belum ditemukan, semoga tidak ada.  Kami akan aktif melakukan kampanye pencegahan corona. Jika diketahui ada indikasi pasien Corona, kami akan koordinasi dengan RS rujukan,” pungkasnya.

Sebelumnya, PT KAI telah mengoperasikan kereta kesehatan atau rail clinic dan kereta inspeksi di lintas utara dan selatan Jawa.

Baca juga: Mulai Maret Kereta Bandara Solo Tak Lagi Gratis, Segini Tarifnya

Sementara itu dalam hal kebersihan sarana kereta, KAI melakukan pencucian interior dan eksterior kereta secara rutin setiap sebelum perjalanan, dengan menggunakan bahan kimia untuk sterilisasi. Selain itu KAI juga menyiagakan petugas kebersihan, baik di stasiun maupun selama perjalanan.

Pembersih tangan juga mulai disediakan di stasiun, kereta makan, pos kesehatan, kantor, dan titik-titik lainnya.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro KAI juga menyediakan pos kesehatan di 89 stasiun di Jawa dan Sumatera bagi penumpang yang ingin memeriksa kesehatan. Edi mengimbau kepada penumpang yang dalam kondisi tidak fit agar tidak memaksakan naik kereta api.

Selain itu Edi juga berpesan kepada penumpang untuk melapor kepada petugas stasiun atau kondektur jika merasa tidak sehat, sehingga dapat ditindaklanjuti oleh petugas.

“KAI akan meluncurkan kereta klinik, di dalamnya tersedia fasilitas-fasilitas pemeriksaan secara umum kemudian yang lain-lain sekaligus dokter, kita siapkan di sini agar bisa membantu masyarakat secara gratis,” jelasnya, seperti dikutip dari Solotrust.com.

Demi efektivitas pencegahannya, KAI juga mengajak kepada pengguna kereta api untuk menjaga kesehatan diri dan memakai masker jika sedang sakit. Upaya-upaya preventif penyebaran virus corona terus dilakukan, baik di atas kereta maupun stasiun. Pihaknya juga mengajak pengguna KA untuk sama-sama proaktif mencegah penyebaran virus corona. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*