Dampak Erupsi Merapi, Penutupan Bandara Adi Soemarmo Diperpanjang

Bandara Adi Soemarmo | Foto: net

JoSS, SOLO – PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo akhirnya memperpanjang masa penutupan Bandara Adi Soemarmo hingga pukul 13.30 WIB menyusul kondisi yang belum memungkinkan untuk aktifitas penerbangan.

Seperti diketahui, dampak erupsi Gunung Merapi, Selasa (3/3) pagi menyebabkan hujan abu di sejumlah daerah di Soloraya. Hujan abu vulkanik mengenai landasan pacu Bandara Internasional Adi Soemarmo, dan menggangu jarak pandang navigasi udara.

Sebelumnya, pihak manajemen Bandara internasional Adi Soemarmo memutuskan untuk menutup sementara bandara Adi Soemarmo sejak pukul 09.10-10.10 WIB, lalu diperpanjang hingga 11.30 WIB. Karena kondisi belum memungkinkan akhirnya diperpanjang hingga 13.30.

Humas PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Danar Dewi, mengatakan terkait kondisi yg belum memungkinkan, otoritas bandara memperpanjang penutupan aktifitas penerbangan hingga 13.30.

“Saat ini baru ada satu pesawat tertunda keberangkatannya, Lion Air JT 537 yang seharusnya terbang
dari bandara Adi Soemarmo jam 09.45 dengan tujuan bandara internasional Soekarno Hatta Jakarta terpaksa ditunda waktu terbangnya” ujar Danar Dewi.

Baca juga: Ini Jadwal Penerbangan Bandara Adi Soemarmo Yang Terdampak Erupsi Merapi

Sementara penerbangan dari luar Solo yakni Jakarta dan Bali sedikitnya ada dua pesawat yang terdampak akibat landasan bandara Adi Soemarmo didapati abu Merapi.

“Dua pesawat dengan tujuan Solo terdampak abu Merapi, masing-masing Garuda Indonesia GA 222 dari Soekarno- Hatta Jakarta dan Air Asia QZ 8454 dari Ngurah Rai, Bali,” jelasnya.

Sementara itu hujan abu akibat erupsi Merapi tidak hanya turun di kawasan yang dekat dengan letak gunung Merapi, Boyolali. Abu tertiup angin ke Timur ke arah Kartasura dan Colomadu. Abu volkanik juga turun di kota Solo.

“Saya terkejut sekitar jam 09.30 sepeda motor yang ter parkir di depan rumah sudah jadi berganti warnanya menjadi hitam karena tertutup hujan abu vulkanik dari erupsi gunung Merapi,” ujar Suyanto warga Banjarsari, Solo kepada JoSS.co.id. (ton/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*