Jokowi Tetapkan 3 KEK Baru, Termasuk Kendal

Presiden Joko Widodo | Foto: net

JoSS, JAKARTA – Kabupaten Kendal, Jawa tengah menjadi salah satu daerah yang ditetapkan oleh Presiden Jokowi sebagai 3 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru. Dua daerah lainnya yakni Singhasari di Malang, Jawa Timur dan Likupang di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan penetakan kawasan khusus ini untuk meningkatkan investasi, ekspor dan menciptakan lapangan pekerjaan.

“Pengembangan KEK bertujuan meningkatkan investasi, ekspor, substitusi impor, menciptakan lapangan pekerjaan, membuat model terobosan pengembangan kawasan melalui pengembangan industri dan jasa,” katanya kepada para Bupati dan Badan Usaha Pengusul ketiga KEK tersebut, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Selasa (7/1).

Adapun untuk KEK Kendal dengan target investasi sebesar US$5 miliar atau sekitar Rp70 triliun ini dilandasi oleh PP nomor 85 tahun 2019. Dengan rincian target per tahunnya sebesar US$500 juta dan substitusi impor sebesar US$250 juta.

KEK Kendal sendiri ditargetkan menyerap 20 ribu pekerja per tahunnya dan berada dalam lingkup kerja PT Kawasan Industri Kendal.

Sementara itu, KEK Singhasari secara bertahap ditargetkan menarik investasi sebesar Rp12,5 triliun dengan rincian tahun pertama sebesar Rp664 miliar dengan tambahan Rp48,5 miliar.

Dengan kegiatan utama yang bergerak di pariwisata dan pengembangan teknologi, KEK Singhasari ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja sebesar 6.860 orang yang diintegrasikan dengan teknologi digital.

KEK yang dikelola oleh BUPP Konsorsium PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, PT Intelegensia Grahatama dan PT Cakrawala Mandala Nusantara ini dilandasi oleh PP nomor 68 tahun 2019.

Baca juga: Pantai Samas-Parangtritis Disiapkan Jadi KEK Pariwisata

Sementara untuk KEK Likupang yang berlandasan hukum PP nomor 84 tahun 2019 ini ditargetkan meraup investasi sebesar Rp7,1 triliun.

KEK yang dibangun di atas lahan sebesar 197,4 hektar (Ha) ini ditargetkan menarik investasi sebesar Rp164 miliar pada tahun pertama. Bergerak di bidang Pariwisata, KEK di bawah naungan PT Minahasa Permai Resort Development (MPRD) ini diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk 65 ribu orang.

Dengan diresmikannya ketiga KEK baru tahun ini maka hingga saat ini pemerintah telah menetapkan 15 KEK dengan total 11 KEK siap beroperasi. Sementara meski telah ditetapkan namun Tanjung Api-api masih belum dapat dioperasikan.

Pengembangan ke 15 KEK ini telah menghasilkan realisasi investasi hingga Rp22,2 triliun dengan penyerapan tenaga kerja hingga 8.686 orang per akhir 2019.

Menurut Susiwijono, Pemda diharapkan memiliki komitmen kuat mendukung pengembangan KEK dengan memberikan fasilitas dan kemudahan berinvestasi.

“Misalnya menerbitkan peraturan daerah terkait pengurangan pajak dan retribusi daerah atau mengenai penyederhanaan perizinan berusaha di KEK,” ujarnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*