
JoSS, BANTUL – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia erjuangan (PDIP) Bantul Joko Purnomo menduduki posisi tertinggi dalam survei popularitas yang dilakukan internal partai besutan Megawati Soekarnoputri ini.
Dalam survei tersebut, memunculkan empat nama bakal calon yang dijagokan untuk maju di Pilkada Kabupaten Bantul pada 2020 mendatang. Setelah Joko Purnomo, kemudian Ketua DPC PKB Bantul, Abdul Halim Muslih, Ketua DPC Partai Gerindra Bantul Suharsono dan terakhir Bambang Wisnu (BW).
Survei dilakukan di 17 Kecamatan dan 75 desa mulai 6-12 Desember 2019 di Bantul dengan 1.365 sample.
“Survei ini kami lakukan dengan metode sederhana dengan melibatkan pengurus Ranting DPC PDI Perjuangan, hasilnya seperti, tingkat popularitas paling atas ditempati Pak Joko Purnomo kemudian, Pak Halim disusul Pak Harsono dan Pak Bambang Wisnu. Nama lainnya memang muncul tetapi yang masuk besar ya itu,” ujar Ketua Bidang Pemenangan Pilkada Bantul, Kusbowo Prasetyo, Jumat (20/12).
Kusbowo mengatakan, hasil survei tersebut nantinya akan coba disinkronkan dengan survei oleh Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan. Selain itu, dalam menentukan bakal calon yang akan diusung banyak aspek dijadikan pertimbangan.
Survei hanya salah satu instrumen dari berbagai pertimbangan lainnya sebelum balon dikeluarkan. “Survei hanya salah satu pertimbangan, masih banyak aspek untuk mentukan calon yang akan diusung,” jelas Kusbowo, seperti dikutip dari KR Jogja. Setelah itu pihaknya akan melakukan penguatan konsolidasi internal partai.
Baca juga: Demi Estetika Sumbu Imajiner Jogja, Tol Jogja-Solo Tak Jadi Melayang
Sementara tidak mau ketinggalan oleh manuver bakal calon (balon) bupati dan balon wakil bupati Bantul yang memasang baliho dan posko relawan. Balon Bupati Bantul petahana Suharsono kini sudah mendirikan posko pemenangan di Jalan Raya Jetis -Manding Dusun Beji, Sumberagung Kecamatan Jetis.
Suharsono mengatakan, jika posko pemenangan sekaligus posko relawan tersebut menempati rumah warga yang rela digunakan untuk posko pemenangan. “Dulu posko pemenangan dan relawan di rumah saya di dekat ISI sekarang pindah di Beji,” ujarnya, belum lama ini.
Posko itu akan resmi berfungsi awal tahun 2020, sejauh ini masih tahap persiapan saja. Sementara Sekretaris DPC Partai Gerindra Darwinto mengatakan, keberadaan relawan bukan ranah partai. Hal tersebut jadi domain para calon bupati atau calon wakil bupati.
Meski begitu, DPP Gerindra juga belum memberikan rekomendasi siapa calon bupati atau wakil bupati Bantul. Artinya keberadaan posko pemenangan dan posko relawan sepenuhnya ranah dari para balon bupati atau wakil bupati.
“Pak Harsono salah satu kandidat balon bupati Bantul hasil penjaringan internal Gerindra. Kalau saat ini mendirikan posko pemenangan dan relawan tentu bagus,” jelasnya. (lna)

Leave a Reply