Ini Lho Penyebab Perut Buncit Pada Wanita

Ilustrasi | Foto: lifestyle.sindonews.com

JoSS, SEMARANG – Bagi kaum hawa, memiliki badan yang ideal dengan perut ramping adalah sebuah body goals yang diimpikan. Untuk itu tidak sedikit wanita yang rela merogoh kocek yang dalam untuk membeli obat pelangsing, demi mendapatkan perut yang rata.

Masalahnya, wanita cenderung memiliki perut yang gampang buncit apalagi setelah melahirkan. Tak hanya membuat percaya diri menurun, ada bahaya yang mengancam di balik tumpukan lemak perut. Oleh sebab itu haris dihindari, dengan terlebih dahulu mengetahui penyebab perut buncit.

Dikutip dari berbagai sumber, penyebab perut buncit di antaranya:

1. Lemak Visceral

Lemak visceral disebut juga lemak intra abdomen, lemak yang tertimbun di bawah otot dan mengelilingi organ vital, termasuk di dalam perut bunci. Lemak ini akan dimetabolisme di hati yang kemudian akan diubah menjadi kolesterol darah.

2. Bakteri Firmicutes

Menurut penelitian di dalam usus manusia terdapat ribuan bakteri yang terdiri dari bakteri yang memiliki manfaat untuk kesehatan maupun bakteri yang merugikan. Salah satu jenis bakteri yang ada pada usus manusia dan merugikan untuk kesehatan adalah bakteri firmicutes.

Bakteri ini bisa meningkatkan jumlah kalori yang diserap tubuh dari makanan yang dikonsumsi, sehingga membuat perut buncit.

3. Bertambah usia

Bertambahnya usia membuat seseorang kehilangan massa otot, terutama jika kurang berolahraga dan lebih banyak duduk. Hal itu akan menurunkan metabolisme tubuh dalam mengolah kalori.

Baca juga: Reisa Broto Asmoro: Tak Perlu Hindari Buah Agar Tetap Langsing

Akibatnya, kemampuan sel lemak di beberapa organ tubuh akan mengalami penurunan fungsi dalam menyimpan lemak. Itu sebabnya jika seseorang kelebihan lemak, maka lemak akan langsung terkumpul ke bagian perut, yang menjadi penyebab perut buncit. UNtuk itu harus makin banyak berolahraga.

4. Menopause

Beberapa wanita mengalami kenaikan lemak perut saat berada pada fase menopause, yang biasanya terjadi satu tahun setelah seorang wanita memiliki periode menstruasi terakhirnya.

Pada waktu tersebut, kadar estrogen turun drastis, sehingga menyebabkan lemak disimpan di perut, bukan lagi pada pinggul dan paha. Satu studi menemukan jika wanita yang menopause dini cenderung mendapatkan lemak perut tambahan.

Sama dengan pertambahan usia, menopause juga tidak bisa dihindari. Salah satu caranya untuk wanita yang telah memasuki menopause harus rutin berolahraga.

5. Wanita menderita PCOS

PCOS (polycystic ovary syndrome) atau sindrom ovarium polikistik merupakan kondisi terganggunya fungsi ovarium pada wanita yang berada di usia subur. Kondisi ini menyebabkan hormon wanita yang menderita PCOS menjadi tidak seimbang karena hal-hal yang tidak diketahui.

PCOS membuat wanita memiliki kadar testosteron yang lebih tinggi dan sering memicu kenaikan berat badan, terutama karena lemak di sekitar perut.

6. Stres

Pada banyak orang, saat mengalami stres, nafsu makan akan meningkat terutama makan makanan manis dan tinggi lemak sehingga menyebabkan penumpukan lemak berlebih di perut.

Selain itu, hormon kortisol alias hormon stres, akan meningkatkan jumlah lemak dalam tubuh dan melebarkan ukuran sel lemak. Nah tingginya kadar hormon kortisol dalam tubuh sering dikaitkan dengan meningkatnya lemak perut. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*