JoSS, HONG KONG – Pemerintah Hong Kong memutuskan untuk membatalkan pertunjukan kembang api pada malam pergantian tahun. Hal itu terkait masalah keamanan di tengah aksi protes pro-demokrasi yang masih saja berlangsung.
Dengan demikian Pesta kembang api dipastikan tak akan menghujani Hong Kong pada malam pergantian tahun baru 2020. Hal ini dikonfirmasikan langsung oleh Hong Kong Tourism Board (HKTB) pada Rabu (18/12/2019).
Dilansir dari Blooberg, pertunjukan kembang api yang rutin diadakan di salah satu spot paling meriah dan dipandang paling oke untuk melewati detik-detik pergantian tahun ini akan dibatalkan karena masalah keamanan.
Pertunjukan kembang api telah dibatalkan dan akan digantikan oleh versi disempurnakan dari pertunjukan cahaya yang dimainkan di atas pelabuhan kota Hong Kong.
Rekomendasi untuk membatalkan acara yang terkenal spektakuler itu dikeluarkan oleh Kepolisian Hong Kong.
Baca juga: Mengkespor Barang Amerika ke Iran, Pengusaha Indonesia di Sanksi
“Ada kekhawatiran untuk mengadakan acara berskala besar itu di tengah aksi protes yang masih berlangsung,” ungkap seorang petugas kepolisian setempat, seperti dikutip dari Kabar24.com, Rabu (18/12).
Pertunjukan kembang api itu melengkapi serangkaian daftar panjang acara yang harus dibatalkan akibat kerusuhan politik di pusat keuangan Asia tersebut.
Seperti diketahui, hingga kini aksi protes berskala besar-besaran yang dimulai pada Juni 2019 telah membuat investor berada di ujung tanduk sejak Juni, memukul sekaligus melumpuhkan industri-industri lokal mulai dari pariwisata hingga ritel.
Berangkat dari penolakan atas rancangan undang-undang (RUU) ekstradisi ke China daratan, aksi protes warga Hong Kong telah meluas untuk menuntut demokrasi lebih besar di wilayah yang dikendalikan oleh pemerintah China ini.
Meski tampak mereda, aksi protes telah sangat membebani ekonomi Hong Kong sekaligus membawanya terjun ke dalam jurang resesi.
Sektor pariwisata dan ritel khususnya telah terpukul karena anjloknya kunjungan wisatawan dan dan banyak penduduk lokal memilih enggan meninggalkan kediaman mereka. (lna)

Leave a Reply