Ditulis Sejarawan Jerman, Komik Raden Saleh Segera Diluncurkan di Frankfurt

Lukisan potret Raden Saleh di Rijksmuseum, Belanda | Foto: antaranews.com

JoSS, JAKARTA – Kedutaan Besar RI di Jerman berencana meluncurkan komik tentang Raden Saleh di Frankfurt Book Fair yang berlangsung pada 16-20 Oktober mendatang.

Ketua Komite Buku Indonesia Laura Bangun Prinsloo, mengatakan buku komik mengenai pelukis ternama Tanah Air Raden Saleh berjudul Leben und Abenteuer des Raden Saleh yang diproduksi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jerman itu ditulis sejarawan seni asal Jerman.

Dia menambahkan komik ini begitu istimewa karena tak hanya ditulis oleh sejarawan seni asal Jerman, komik ini juga menandai kontribusi penting Raden saleh di dunia seni.

“Buku tersebut ditulis oleh sejarawan seni asal Jerman Wener Kraus bersama tiga ilustrator komik untuk menandai kontribusi penting Raden Saleh,” ujarnya, seperti dikutip dari Antara, Selasa (8/10).

Baca juga: Gus Mus Luncurkan Buku ‘Ayat Dewa Pamungkas dari Timur’, Catat Tanggalnya

Raden Saleh (1807-1880) adalah maestro seni lukis Indonesia yang pernah tinggal di Jerman dan mengukir hubungan bersejarah antara Jerman dan Indonesia.

Selain buku, perayaan tersebut juga ditandai dengan ditampilkannya serangkaian perangko Jerman yang menampilkan lukisan-lukisan Raden Saleh, yang diproduksi oleh Deutsche Post bekerja sama dengan Kedutaan Indonesia.

“Kami juga menampilkan sejumlah kartu pos bergambar karya Raden Saleh sebagai souvenir bagi para pengunjung,” ujar Laura.

Tahun ini 10 penerbit dari Indonesia akan hadir dalam ajang pameran buku tahunan tersebut dengan membawa sekitar 350 judul buku.

Laura menambahkan semua genre buku akan dibawa dalam pameran itu. Tidak ada batasan genre tertentu. Selain itu, dibawa materi nonbuku seperti kuliner, musik dan ilustrasi. “Konten tersebut hasil adaptasi dari buku ke bidang kuliner, musik dan ilustrasi,” ujarnya.

Laura mengaku optimistis paling tidak terjual hak cipta 50 judul buku dalam pameran tersebut. Sebelumnya pada London Book Fair 2019, Maret lalu, terjual hak cipta sekitar 115 judul buku dengan estimasi nilai Rp40 miliar. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*