Puncak Gunung Merbabu Terbakar Hebat, Seluruh Jalur Pendakian Ditutup

JoSS, MERBABU – Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (3145 mdpl) mengeluarkan surat edaran yang menyatakan menutup sementara seluruh jalur pendakian gunung yang terletak di Jawa Tengah itu terhitung sejak Kamis (12/9) hingga waktu yang belum ditentukan.

Penutupan jalur tersebut tarkait kebakaran hutan yang semakin meluas hingga mencapai bagian puncak gunung tersebut.

Informasi penutupan ini disampaikan lewat surat edaran Nomor 417/T.35/TU/EVLAP/2019 tentang Penutupan Sementara Jalur Pendakian Gunung Merbabu.

‘Memperhatikan kejadian saat ini di mana terjadi kebakaran hutan di Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, serta aspek keselamatan pendaki, maka seluruh jalur pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu ditutup sementara,’ demikian petikan surat edaran tersebut.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Junita Parjanti mengatakan pihaknya bersama masyarakat setempat tengah melakukan proses pemadaman.

“Saat ini kami bersama masyarakat dan Muspika setempat masih dalam posisi pemadaman,” kata Junita, seperti dikutip dari Antara.

Berdasarkan informasi yang diterima JoSS.co.id, Taman Nasional Gunung Merbabu menyatakan terkait perkembangan terkini kondisi puncak Merbabu. Pada Kamis (12/9) malam, kobaran api sudah mencapai puncak dan diperkirakan merambat memasuki wilayah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Boyolali.

“Pemadaman terpaksa dilanjutkan esok hari Jumat (13/9) karena kondisi gelap dan medan yang curam akan membahayakan petugas,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Titik api kini mulai terlihat dari Dusun Cuntel, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang bagian bawah.

Baca juga: Masyarakat Gunungkidul Sampai Mulai Jual Ternak Untuk Beli Air Bersih

Kawasan hutan di lereng Gunung Merbabu itu sebelumnya sempat terbakar pula pada Selasa (10/9) lalu di wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Didik Wahyu Nugroho mengatakan kebakaran yang terjadi kembali itu dimulai sejak Rabu (11/9) malam di Dusun Malang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan.

Ia menuturkan sekitar 100 personel dari unsur BPBD, Taman Nasional Gunung Merbabu, polisi hutan, basecamp pendakian, dan masyarakat kini masih berupaya memadamkan api dengan cara manual.

Didik menyampaikan kebakaran hutan tersebut diketahui sekitar pukul 19.15 WIB berada di atas Dusun Malang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan. “Sekitar pukul 22.30 kebakaran terpantau membesar dan merambat ke arah puncak,” katanya.

Didik mengatakan belum diketahui penyebab kebakaran termasuk luas lahan yang terbakar karena masih fokus dalam proses pemadaman.

Dalam kebakaran Merbabu sebelumnya di Kecamatan Pakis setidaknya lahan hutan seluas 500 meter persegi di Desa Gondangsari dan 2 hektare di Desa Kenalan hangus terbakar. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*