
JoSS, AMERIKA SERIKAT – Di awal kemunculannya, produk vape dianggap sebagai alternatif pengganti rokok yang lebih aman, namun kenyataannya sungguh berbeda. Adanya delapan kematian yang dilaporkan di Amerika Serikat, kini terus bertambah setiap hari.
Dikutip dari Toronto Sun pada Senin (23/9) dinas kesehatan di Kanada yaitu daerah Ontario dan British Columbia sedang menyelidiki empat kasus penyakit paru-paru kronis. “Satu dari tiga kemungkinan adalah terkait dengan produk vaping,” jelas Globe dan Mail.
Kini, New York dan Michigan telah melarang penjualan vaping rasa. Sementara, Presiden Donald Trump telah mengumumkan akan segaera menghapus rokok elektronik dari seluruh toko di Amerika Serikat.
Namun larangan penggunaan vape ini akan menjadi tantangan, seperti yang di ungkapkan Robert Schwartz, ilmuwan senior di Lembaga Penelitian Kebijakan Kesehatan Mental dan Pusat Ketergantungan (CAMH).
“Larangan total akan menjadi tantangan bagi pemerintah (federal) untuk dilakukan,” ungkap Schwartz.
Baca juga: Awas, Merokok di Tempat Ini Bakal Dipenjara
Apalagi, kata Schwartz, penyakit akibat vaping masih relatif rendah dan masih memerlukan banyak penelitian untuk menangani masalah ini.
Meskipun begitu, Schwartz membenarkan bahwa vaping membawa kerusakan hingga membunuh dalam jangka panjang. Untuk itu, pembatasan dan larangan iklan vaping ini akan terus ditegakkan.
Hal ini juga didukung oleh Menteri Kesehatan di Ontario, Cristine Elliott, yang mengeluarkan data statistik dan informasi identifikasi terkait penyakit paru-paru yang diderita pengguna vaping.
Di Amerika Serikat telah mengonfirmasi terkait meningkatnya jumlah korban menjadi 530 orang, delapan di antaranya telah meregang nyawa.
Namun, sejauh ini di daerah Ontario dan British Columbia belum ada kematian terkait vaping, tetapi sudah ada empat kasus terkait penyakit tersebut.
Loren Vanderlinden, manajer kebijakan publik dengan Tronoto Public Healty, juga diminta untuk terus mengingatkan secara aktif mengenai kesadaran bahaya rokok elektronik.
“Membantu mengingatakan resiko produk vape dan untuk mendidik masyarakat terutama anak-anak, remaja, dan orang tua,” ujar Loren. (lna)

Leave a Reply