Baru Dapat Sepasang Bakal Calon Peserta, DPC PDIP Kendal Bakal Perpanjang Masa Penjaringan

Pendaftaran penjaringan bakal calon kepala daerah untuk Pilkada Kendal 2020 | Foto: twitter

JoSS, KENDAL – Sembilan dari 10 orang yang mengembalikan formulir pendaftaran dan penjaringan bakal calon kepala daerah melalui PDI Perjuangan Kendal mengambil posisi bupati, satu orang mengincar kursi wakil bupati. Artinya baru ada sepasang bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati.

Wakil Bendahara PDIP Kendal, Tri Purnomo, mengatakan, sejak dibuka pendaftaran penjaringan bakal calon kepala daerah untuk Pilkada Kendal 2020, sebanyak 14 orang yang mengambil formulir.

”Namun, hingga hari terakhir pengembalian formulir hingga Minggu (22/9) malam, hanya 10 yang mengembalikan formulir. Sembilan orang mendaftar sebagai bupati dan satu orang wakil bupati,” kata dia, Senin (23/9).

Ketua PDIP Kendal, Akhmat Suyuti, mengatakan, melihat komposisi baru terdapat satu pasangan calon, sehingga tidak menutup kemungkinan dilakukan perpanjangan. Sebab, intruksi dari DPD PDIP Jateng maupun DPP PDIP, minimal terdapat dua pasang calon yang harus bersaing untuk diajukan ke DPP.

”Kami akan konsultasi dengan DPD apakah akan dilakukan perpanjangan pendaftaran untuk mencukupi kuota dua pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati. Tidak menutup kemungkinan kami perpanjang lagi selama dua pekan. Namun, kapan pembukaan pendaftaran masih menunggu hasil konsultasi dengan DPD,” terangnya.

Baca juga: PDIP Usulkan Achmad Purnomo-Teguh Maju Pilwakot Solo 2020, Bagaimana Peluangnya?

Ke sepuluh pendaftar tersebut yakni Tino Indra Wardono (Ketua KNPI Jateng), Bambang Dwiyono (mantan sekda Kendal), Prapto Utono (mantan ketua DPRD Kendal), Khumaedi (ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia Kendal), Mashuri (pengusaha), Khaedar (pengusaha), Ulil Amri (ketua PC Ansor Kendal), Falah Widya Yoga Pratama (kader PDIP), dan Lestariyono (mantan kades Tratemulyo). Sedangkan satu orang lagi yakni Arif Budianto Sudibyo mendaftar posisi wakil bupati.

Salah seorang pendaftar, Khaedar mengembalikan formulir pada Minggu (22/9) malam. Khaedar mengaku, mengambil formulir di PDIP Kendal, karena bisa mengusung pasangan sendiri tanpa berkoalisi dengan partai yang lain.

”Saya mencalonkan untuk posisi bupati dan optimistis mendapat rekomendasi. Motivasi saya mencalonkan diri agar Kendal menjadi lebih baik. Saat ini pembangunan di Kendal sudah baik dan mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik,” kata dia, seperti dikutip dari SMNetwork.

Mantan Ketua DPRD Kendal Prapto Utono yang juga mengembalikan formulir, mengaku, motivasi dirinya mencalonkan diri yakni sebagai kader partai PDIP. ”Sebagai warga Kendal, saya menginginkan kesejahteraan masyarakat bisa menjadi lebih baik,” ucap Wakil Ketua Bidang Organisasi PDIP Kendal tersebut. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*